Seandainya Waktu Bisa Kembali
Aku tahu Andrew hanya sedang membantuku keluar dari situasi canggung, jadi aku pun mengikuti alurnya dan segera berlari ke toilet.
Saat aku keluar, dia masih berdiri di sana, memegang segelas latte yang kupesan tadi. Aku merasa berterima kasih dan segera ingin mentransfer uang kepadanya. Andrew tidak menolak, malah dengan santai membuka kode QR di ponselnya. Aku mengarahkan ponselku untuk memindai, tapi saat itu aku baru menyadari, itu adalah permintaan pertemanan.
Terkadang, hubungan antara orang dewasa memang sesederhana dan sejelas itu.