Di Ujung Senja
“I-ini ....”
“Buku nikah kita, sesuai janjiku dulu, Sayang. Maaf aku baru bisa menepatinya sekarang.”
Redita benar-benar speechlees, ia sama sekali tidak mampu berkata-kata apapun. Tangannya bergetar hebat meraih buku itu. Nampak ada foto dirinya dan Adnan tertempel di sana, dan apa yang tertulis di halaman selanjutnya benar-benar membuat Redita sontak menitikan air mata. Ini benar buku nikah mereka! Buku nikah yang resmi dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama!