KKN Di Desa Metanoia
Netra yang sebelumnya menatap tajam dan fokus, kini hanya memandang lurus ke bawah dan menghindar dari kontak mata yang ingin dibuat.
"Resmi, ada bukunya kok," jawab Erina terdengar tenang, jawaban yang tentu membuat Liona sontak mengangkat kepalanya lagi dengan mata yang terbuka lebar, "aku dikasih tahu bapakku kalau nikah harus ada bukunya, buku itu kertas yang ditumpuk-tumpuk, kan? Kalau orang-orang di sini, nikah cuma karena mau saja, kalau sudah enggak mau ya cerai."
"Hm, nikahnya gimana memang?" tanya Afrian terlihat ia cukup penasaran dengan penjelasan Erina, penjelasan yang terasa aneh namun juga menarik untuk diketahui lebih lanjut.