Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dilamar Nenek-nenek

Dilamar Nenek-nenek

Happy Reading ***** Menepuk kening sendiri setelah melihat wajah si nenek, mau tak mau Cakra tetap menampilkan senyuman walau sedikit enggan bertemu dengan wanita tersebut. "Nenek mau nyari siapa di sini?" tanya Cakra sedikit canggung. Kakinya bersiap melarikan diri jika jawaban si nenek sesuai dengan pemikirannya tadi. "Mau nyari siapa lagi? Pastinya, nyari kesayanganku, dong, Mas," jawab si nenek sedikit genit.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai nenek lagi
Baca
+Pustaka
THE SIBLING'S

THE SIBLING'S

"Saya Erchan, Nek." "Kalau saya Bagas, bukan bagi ganas tapi Nek." Bagas tertawa saat nenek mengusap rambutnya gemas. "Temanya Adila banyak ya. Terus pacarnya Adila yang mana?" tanya Nenek tiba-tiba. Revano yang mendengar nya langsung tersedak air liurnya sendiri. "Itu Nek, yang pakai kemeja biru dongker. Duduknya dekat sama Raden." Erchan dengan suka rela memberitahu Nenek, lebih tepatnya dia ingin melihat Revano di sidang.
9.94.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai nenek lagi
Baca
+Pustaka
SUAMI DARI ALAM LAIN

SUAMI DARI ALAM LAIN

Bismillah "SUAMI DARI ALAM LAIN" #part_15 #by: R.D. Lestari. "Nek, motor itu kenapa bisa sampai rumah?" akhirnya kata itu terucap di bibirku. Nenek melirik benda yang aku tunjuk itu.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 742 kali sebagai nenek lagi
Baca
+Pustaka
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

Rexi Alexa Just Read* From Anggara Dolken : Iya udah kalau gitu. From Anggara Dolken : Gue to the bone aja. From Anggara Dolken : Anjir typo! From Anggara Dolken : Sorry ... Itu karen keseringan searching lagunya di Spotify. From Anggara Dolken : Gue to the point aja maksudnya. From Anggara Dolken : Lo mau balikan sama gue enggak, Rex. Rexi Alexa Just Read*
9.77.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai nenek lagi
Baca
+Pustaka
Ahli Waris

Ahli Waris

“Kamu sebaiknya tidur saja sekarang! Besuk, antar Nenek jualan pecel lagi biar laris.” “Iya, Nek. Tapi, aku mau mencari udara segar dulu. Aku mau menenangkan pikiranku.” “Baiklah, terserah kamu. Hati-hati, kamu bisa diculik.” “Aku sebesar ini kok bisa diculik, Nek.” “Iya, ya. Kamu itu kok tinggi banget, makannya apa sih?” tanya Nenek sambil tersenyum. “Nasi pecel, Nek.”
9.7418.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.7K kali sebagai nenek lagi
Tampilkan Ulasan (125)
Baca
+Pustaka
Esi Apresia
Halo pembaca. Tolong kalau komen yang bijak ya. Kami author berusaha memberikan yang terbaik buat pembaca. komen membangun sangat kami butuhkan. Jadilah pembaca yang bijak. Dukungan positif kami butuhkan dari kalian semua. Terima kasih.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Baca Semua Ulasan
SEDIKIT LAGI, SAYANG!

SEDIKIT LAGI, SAYANG!

Suaranya nyaris bergetar, matanya menatap Nella dengan kebingungan yang mulai bercampur sakit. “Kamu ke sini cuma butuh,” balas Nella tajam. “Dulu aja nikah sama Nathan, apa pernah kamu mampir ke sini setelah jadi istri CEO?” Ia mendengus. “Sombong kamu,” ucapnya tanpa ragu, tepat ke arah hati keponakannya.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 527 kali sebagai nenek lagi
Baca
+Pustaka
Istri Taruhan Sang Dosen

Istri Taruhan Sang Dosen

[Halo Nek] [Halo Alia ... Kamu di mana? Nenek lagi nyari sinyal ini ke dekat kabupaten soalnya nenek feelingnya dari tadi nggak enak tentang kamu lho nak] ucap nenek membuat air mata Alia kembali menetes begitu saja.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai nenek lagi
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Kira-kira jarak mereka tinggal tiga tombak, nenek itu berhenti dengan mata cekungnya memandang tajam pada Baraka. "Mengapa kau menyerangku dari kejauhan sana Nek?" sapa Baraka mencoba untuk terkesan ramah. Tapi nenek itu menyahut dengan ketus, "Biar kau mati!" "Mengapa kau menghendaki aku mati, Nek? Aku tak punya salah!" "Jangan berlagak bodoh!" sentaknya. "Aku sungguh tidak mengerti apa salahku! Kau sendiri siapa sebenarnya, Nek?"
1031.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai nenek lagi
Baca
+Pustaka
JANGAN NGAKU CANTIK

JANGAN NGAKU CANTIK

jelasnya sembari membayar belanjaan di kasir. "Waduh, dia ancem gimana? biarin aja jangan didengerin anggap aja orang gila," katanya mencoba menenangkannya lagi. "Woles, siapa juga yang ladenin tuh nenek gayung, ntar aku kirim deh chatnya biar dirimu baca sendiri, udah dulu ya lagi repot nih," katanya sembari berjalan ke luar toko. "Ntar kirim aja chatnya aku mau lihat, ya udah hati-hati ya Okem sayang, muah." pungkasnya mengakhiri teleponnya.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai nenek lagi
Baca
+Pustaka
Gadis Penjual Bunga Incaran CEO Tampan

Gadis Penjual Bunga Incaran CEO Tampan

Namun, sejuk dan enak dipandang mata. “Neng, kamu sedang apa disini?” Tanya nenek. “Aku sedang melihat si Bapak tukang yang lagi ngerjain tempat untuk berjualan nanti,” ujar Kinan pada nenek. “Apa kamu masih sering mual neng?” Tanya nenek. “Aku udah nggak merasakan mual lagi nek,” jawab Kinan. “Syukurlah kalau kamu sudah tidak merasakan mual lagi,” ucap nenek.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai nenek lagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status