Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Amarta : Eternal Curse

Amarta : Eternal Curse

Kemudian Amarta berbisik pelan, menggumamkan sebuah kalimat sebagai seruan, "Astaroth, Asmodeus, Abaddon dengarkanlah... Aku, manusia yang telah kalian berikan keabadian kembali memanggil. Aku bawakan lagi saudariku, manusia yang menjadikan gairah hawa nafsu dan keserakahan sebagai pakaiannya. Aku...membawa satu lagi saudariku untuk menemani kita di lubang tanpa dasar tempat jiwa-jiwa yang tersesat..." Amarta kemudian mengambil tanah merah dalam genggamannya, membawanya mendekat ke arah mulutnya. Ia lalu meniup tanah di atas telapak tangannya itu, seolah mereka akan bisa berterbangan, dan seketika tanah merah itu berubah menjadi serbuk berkilau berwarna hibiscus.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai cursed lands
Baca
+Pustaka
Rahasia Terkutuk

Rahasia Terkutuk

Saat bibir Diana akan bersuara, tarikan keras terasa menjambak rambut sampai membuat sang gadis menengadah ke atas. “Akh!” “Kamu ngintip aku sama Yuda, ya? Sudah maling, sekarang suka ngintip!” cecar Luna dengan wajah penuh amarah. Diana terkejut saat merasakan ada di ujung koridor kantor dengan Luna tengah menjambak rambutnya. Bukankah tadi dia ada di tempat lain? Jika dia bermimpi, apa mungkin dia bermimpi padahal tidak sedang tidur?
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai cursed lands
Baca
+Pustaka
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

Para pemuja Azazel selalu berusaha untuk membangkitkan kekuatan kegelapan ke dunia ini, hingga mereka mendirikan kuil-kuil pemujaan yang tesebar di seluruh dunia. Ini adalah kisahku, sang Balancer. Seribu tahun lalu, aku Lili van Bosch terpilih bersama kedua saudaraku, Thomas dan William sebagai kesatria tangguh keluarga Van Bosch. Bersama para kesatria Defender kami bersiap untuk merebut sebuah Kastil yang berada di kawasan kekuasaan Ulghra, kerajaan yang berada si selatan Scotland. Di kastil itu sudah menjadi tempat tinggal para pemuja Azazel.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai cursed lands
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Baca Semua Ulasan
Dendam Kutukan Sang Penyihir

Dendam Kutukan Sang Penyihir

Dia meraih buku bersampul merah, buku yang bisa menunjukkan peta dunia, Winter menujuk salah satu daerah. "Di sini hutan kematian, di kota Balkan, kau hanya bisa datang ketika malam hari, temukan foxglove emas dan di sana semua jiwa terkutuk berada." “Foxglove?” tanya Helena heran, dia belum pernah mendengar hal ini. “Astaga, kau tidak tau? Semua jiwa yang terkutuk akan terperangkap di hutan kematian itu, tetapi tidak ada satu pun orang yang bisa melihat jiwa-jiwa itu kecuali ... Selena sendiri.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai cursed lands
Baca
+Pustaka
The Cursed Journey Of Zhura

The Cursed Journey Of Zhura

Ukurannya sekitar satu meter diukir di atas lapisan es dengan benda tajam. "Aku tidak bisa membacanya. Mungkin aksara kuno?" Ra memberi ruang pada semua orang untuk melihat lambang itu. "Dari sini itu dibaca Zǐsè Shāngǔ. Artinya lembah ungu." Arlia menampakkan eksistensinya. "Apa itu nama daerah di Firmest?" tanya Asyaralia. "Bukan, tidak ada nama daerah seperti itu, setahuku," timpal Aryana pada adiknya.
10.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai cursed lands
Baca
+Pustaka
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Dwara melanjutkan perkataannya, "dulu sudah pernah kuceritakan soal perjanjian Adiwira dengan cindaku. Dari perjanjian mereka lahirlah hutan hitam, gerbang antara dunia manusia biasa dan cindaku. Area timur menjadi kawasan dunia sihir sedangkan barat menjadi tempat peradaban manusia. Wajar jika hampir semua orang menganggap jika cindaku itu hanya dongeng belaka." "Sebisa mungkin kau harus membawa anak itu ke luar dari kawasan timur ini." Dwara menekan perkataannya. "Tapi Sepuh, anak itu sebatang kara sama sepertiku. Kalau dia keluar dari sini, dengan siapa ia akan hidup nantinya? Setidaknya jika dia di sini akulah yang akan menemaninya." Askara terdengar menolak perintah gurunya.
1019.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai cursed lands
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status