Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mencintai Pacar Sahabatku

Mencintai Pacar Sahabatku

Jam sudah hampir menunjukan pukul delapan malam. Dany kini sudah siap dengan penampilannya. Dress hitam mini dengan panjang di atas lutut menjadi pilihannya. Dress itu tidak memiliki lengan, mini dress kemben sebatas dada. Sehingga mengekspos bahu dan lengannya. Dia sengaja menggerai rambut panjangnya, dan sedikit membuatnya bergelombang di bagian bawah.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as dandanan menor
Read
+Library
Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

Dan dengan langkah panjang, Daren meninggalkan kantor—mengikuti satu-satunya jejak yang tersisa, berharap sahabat lamanya masih menyimpan jawaban tentang keberadaan wanita yang kini menjadi seluruh dunianya. Hujan baru saja reda ketika Daren memarkir mobilnya di depan sebuah bangunan kost tua berlantai dua. Cat dindingnya mengelupas, lorong sempitnya lembap, dan bau asap knalpot bercampur minyak goreng menguar di udara. Tempat ini jauh, terlalu jauh, dari dunia yang biasa dihuni Wira Wijaya, sahabatnya sejak kuliah.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as dandanan menor
Read
+Library
Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

Pakde, Masa Dia Terus, Aku Juga Mau

Janda cantik itu justru ikut jongkok di dekat Danu. Saat jongkok, rok mini Susan tertarik tinggi hingga paha mulusnya terlihat. Ia juga mengenakan kaos pendek V dengan bagian dada, leher hingga punggungnya terbuka. Sudah jelas, apa bagian lain yang pasti mengganggu Danu saat ini hingga matanya sulit fokus dengan pekerjaan. Tak! “Adduuuh!” Danu langsung memekik keras ketika tangannya yang terkena pukulan dari batunya sendiri.
1010.1K viewsOngoingAdded to Library 271 Times as dandanan menor
Read
+Library
Dendam Manis Suami Sempurna

Dendam Manis Suami Sempurna

Gambar telapak tangan berwarna semu merah menempel di kedua belah pipi mulus gadis yang malang tersebut. "Tidak perlu jual mahal begitu, Alma! Ah, tapi benar juga, Tian sudah membayarmu mahal. Setara dengan semua uang suamiku yang sudah dihabiskan untuk membesarkanmu. Bukankah kamu lebih baik menjadi istri kedua daripada menjadi gembel di jalanan?" Pertanyaan itu terasa menyakitkan di telinga gadis dua puluh tujuh tahun itu. Seringai wanita paruh baya yang Alma panggil dengan sebutan mama itu terlihat begitu mengerikan.
1.6K viewsOn holdAdded to Library 63 Times as dandanan menor
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

ucapnya nyerah. Jangan sampai inget mas, sampai kapanpun kumohon lupakan.. kalau perlu hapus ingatan kecil itu. bisa koprol nanti kamu kalau tahu. Daffa Itukan nama salah satu dari mantanku dulu. Hahahaha. __________
1011.3K viewsOngoingAdded to Library 304 Times as dandanan menor
Read
+Library
Dijodohin

Dijodohin

PoV Meysha Aku tersenyum tipis dan melambai kecil ke arah pintu kafe yang baru saja dibuka oleh sosok pria gagah rupawan, bertumbuh tinggi, tegap, berpakaian kemeja hitam berlengan panjang yang dipadukan dengan celana pants warna abu-abu tua, dan sepatu pantofel berwarna hitam.
109.0K viewsOngoingAdded to Library 262 Times as dandanan menor
Read
+Library
Janda Muda

Janda Muda

Tanya Maura Dr. Era membuka masker yang menutupi bagian mulut dan hidungnya lalu membuang nafas kasar. Cukup lelah setelah berjuang lebih dari empat jam di meja besar operasi. Apa lagi yang di tangani bukan lah wanita dengan umur matang yang sedang mengalami keguguran, melainkan wanita kecil yang umurnya saja baru menginjak angka 13 dengan berat badan 45 kg, dan tinggi 158cm, serta lingkar panggul yang sungguh sangat kecil. "Alhamdulillah... Putri mu sudah melewati masa kritisnya. Nanti akan di pindah kan ke ruang perawatan dan kalian bisa menjenguknya nanti." kata dokter Era
108.6K viewsOngoingAdded to Library 274 Times as dandanan menor
Read
+Library
Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Benar-benar siksaan baru bagi murid seperti Adhira yang langganan kena tegur waktu di sekolah lamanya. “Namanya Ervan Daffindra Sadana.” Kuswan seperti pendongeng yang tengah mendeklarasikan hikayatnya di telinga Adhira. “Tapi jangan pernah panggil dia dengan nama tengahnya. Dia akan sangat marah.” “Kenapa?” Kuswan mengangkat kedua bahunya. Senyum tipis terbesit dari wajah Adhira. “Emangnya bisa mengatur orang buat panggil dia?”
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 311 Times as dandanan menor
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

Saras menunduk sambil menggerutu dalam hati, "Aku risih dengan suara gemerincing gelang yang dia pakai, kalau dia gerak pasti bunyi, mirip bunyi orang India yang menari di film India yang di televisi, kalau cantik sih gak apa-apa, ini gembrot, mana menor lagi, rasanya pingin ketawa, takut dia tersinggung." "Kenapa senyum-senyum sendiri? Oh, kamu pasti senang ya! Karena sekarang kamu jadi janda, kamu pikir akan dapat warisan dari suamiku?" "Tidak Bu, aku-" "Jangan panggil aku Bu! Panggil aku Nyai Daminah!" bentak Daminah. "Oo, baik Nyai Daminah." "Nah, begitu baru enak didengar." 'Aduh, wanita ini rasanya ingin aku templok masker cabe satu kilo deh! Mulutnya itu pingin aku ikat biar tak bicar
106.2K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as dandanan menor
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status