Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

“Lagi pula, sudah banyak juga kok yang membuktikan manfaatnya.” Sekar menunduk pelan. Dalam hati, ada rasa kurang setuju, tapi ia tak ingin membuat suasana menjadi kaku. Apalagi niat kedua mertuanya tentu baik. Melihat wajah Sekar yang ragu, sang ayah mertua ikut bicara. “Kamu jangan khawatir, Sekar. Ini bukan ramuan dari dukun. Bapak minta dari tabib. Isinya cuma rempah dan dedaunan yang katanya sangat berkhasiat buat kesuburan. Nggak ada hal-hal yang aneh, insyaAllah aman.”
103.1K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as danur 2 maddah full
Read
+Library
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

Tak perlu waktu lama, selang lima belas menit setelahnya katsu di wajan pun saus yang dibuat akhirnya jadi sehingga mempersiapkan nasi pun dilakukan dan begitu semua selesai, Kalania berkata, "Panggil Rajendra gih, tadi dia kayanya lagi asyik main game." "Oke." Tak banyak membantah, yang dilakukan Rainer setelahnya adalah bergegas menuju ruang tengah untuk memanggil Rajendra dan tanpa hanyak drama, sang saudara kembar menghampirinya di dapur untuk kemudian menyantap makan malam bersama. "Katsu doang nih menunya? Enggak ada yang lain," tanya Rajendra setelah mendapati katsu di masing-masing piring yang ada di atas meja. "Sayuran gitu atau apa."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as danur 2 maddah full
Read
+Library
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

“Aku mau beli yang sekotak isi dua belas, nggak mungkin aku makan semuanya.” “Kan bisa dimakan besok.” “Aku males kalau kulkas penuh sama sisa makanan, Dai.” “Beli yang isi enam aja kalau gitu.” Badai menunjuk display berisi sebuah kotak berisi enam buah macaron. “Aku mau cobain lebih dari enam, tapi nggak sampai dua belas juga,” tegas Padma yang sudah menggunakan nada otoriternya. “Aku mau cobain maksimal delapan, kamu makan sisanya.”
6.0K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as danur 2 maddah full
Read
+Library
DENDAM CINTA MASA LALU

DENDAM CINTA MASA LALU

Ayam panggang dengan bumbu rosemary, sup kentang hangat, dan roti gandum yang masih mengepulkan uap membuat semuanya terasa jauh lebih berharga dari restoran mewah. “Eva, ambil sausnya, ya?” pinta Lauren, istri David... nada ramahnya terasa seperti mereka sudah tinggal serumah selama bertahun-tahun. Eva mengangguk dan menyodorkannya, ikut tertawa saat putri kecil Aidan yang baru berusia lima tahun menabrak kakinya karena terlalu bersemangat mengejar kakaknya.
1055.3K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as danur 2 maddah full
Show Reviews (30)
Read
+Library
Jemyadam
Terimakasih buat teman-teman pembaca yang sudah setia ngikutin semua ceritaku. LUV U PULLL buat kalian semua. Cerita ini sudah tamat. Maaf kalau aku gak bisa balas komen pembaca satu-persatu. Untuk cerita selanjutnya bisa ikuti infonya di 1G JEMYADAM8. Buat pertanyaan silahkan DM, ya... ^•^
intan
kenapa deskripsinya seakan-akan jelasin telah terjadi kegiatan nananina yg maha dahsyat.... aargghhhh....jangan sampe huhu.... ini bukan masalah Kamu nananina bang, tapi aku takut eva terluka sangat parah nnti...
Read All Reviews
JAMU MADU (Janda Muda Mata Duitan)

JAMU MADU (Janda Muda Mata Duitan)

“Dasar dosen sinting! Gue sumpahin jodohnya janda anak satu!” - “Gila lo, Son. Serius elo nyumpahin pak Arjuna kayak gitu?” Ya, elah si Sela. Nama sama kerjaan sama aja. Suka nyela orang kalau lagi cerita. Omong-omong kita lagi berada di restoran makan yang pelayanannya agak lama, sengaja juga biar bisa rumpi lebih lama sambil nunggu teman lain datang. Di sini tempatnya lumayan bagus dan pengunjungnya nggak gitu ramai, ya karena pesanan lama datang jadi mungkin pada males ke sini deh.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as danur 2 maddah full
Read
+Library
Dendam Manis Suami Sempurna

Dendam Manis Suami Sempurna

Gambar telapak tangan berwarna semu merah menempel di kedua belah pipi mulus gadis yang malang tersebut. "Tidak perlu jual mahal begitu, Alma! Ah, tapi benar juga, Tian sudah membayarmu mahal. Setara dengan semua uang suamiku yang sudah dihabiskan untuk membesarkanmu. Bukankah kamu lebih baik menjadi istri kedua daripada menjadi gembel di jalanan?" Pertanyaan itu terasa menyakitkan di telinga gadis dua puluh tujuh tahun itu. Seringai wanita paruh baya yang Alma panggil dengan sebutan mama itu terlihat begitu mengerikan.
1.7K viewsOn holdAdded to Library 45 Times as danur 2 maddah full
Read
+Library
Dendam Sang Bintang

Dendam Sang Bintang

Dia duduk sendirian, tak ada yang mendampinginya termasuk Stiven. Kini di arena yang luasnya sekitar 50 x 60 meter persegi, berdiri dua tim. Di sisi kiri ada tim Not Worthy, sedangkan di sisi kanan berdiri tim empat. Dibandingkan dengan tim lima, tim empat jauh lebih unggul. Bintang menatap tim Not Worthy yang masih diam di tempatnya. Namun, pikiran Bintang tidak sesuai dengan arah tatapannya.
7.56.3K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as danur 2 maddah full
Read
+Library
DENDAM BERKALANG NODA

DENDAM BERKALANG NODA

Laura menunjukkan sebuah batangan kecil berwarna biru putih, senyumnya begitu lebar menunjukkan testpack di tangannya, bahkan hampir menyentuh hidung Bian. Bian terbelalak, menatap dua garis berwarna merah muda yang tertera di sana, mengambang didepan matanya itu. “Astagah, kamu serius, laura?” Bian benar-benar meloncat dari tempat tidur, lalu hanya dalam balutan celana kolor dia berdiri dengan gemetar di atas lantai. “Iya, Om Bian sayang, Laura duarius malah.” Laura cekikikan senang.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as danur 2 maddah full
Read
+Library
DENDAM ISTRI TARUHAN

DENDAM ISTRI TARUHAN

David mengangguk, menarik napas panjang sebelum mengucapkan kalimat yang begitu sakral. “Ananda Andre Kusumanora Irawan bin Hasan Irawan, saya nikahkan dan kawinkan anak kandung saya, Dea Auristela Davina binti David Alamsyah, kepada engkau dengan mas kawin berupa seperangkat alat salat, emas Seribu dua ratus lima puluh gram dan uang tunai sebesar sepuluh juta dua ratus lima puluh ribu rupiah dibayar tunai.” Andre menghela napas pendek sebelum menjawab, suaranya lantang tetapi penuh haru:
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 432 Times as danur 2 maddah full
Read
+Library
DENDAM SANG WANITA PENGGODA

DENDAM SANG WANITA PENGGODA

Ini adalah minuman kesayangannya, tapi sepadan jika ditukar dengan kenikmatan yang akan didapat dari gadis itu. Di geladak utama, bagian depan. "Mari kita minum sampai mabuk. Bukankah ini harus dirayakan? Apa yang akan kita jual ke ibukota kali ini, pasti menjadi yang termahal dari apa yang pernah kita jual," ujar Pan, sambil meletakkan kendi itu di atas meja. Tuan Mo dan Chan, yang awalnya sedang bermain kartu langsung tersenyum lebar saat melihat kendi-kendi itu.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as danur 2 maddah full
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status