DIA AYAHKU
suaranya mulai parau.
"Kalau mau menangis, menangis saja. Aku tak akan bilang pada siapapun."
Aku tahu dari kemarin dia berusaha menahan kesedihan. Lalu pada tengah malam, tanpa sengaja kudengar suara sesenggukan dari balik kamar. Kusingkap tirai pembatas itu, dia duduk tersudut dengan wajah dibenamkan ke lutut seperti anak kecil. Kenapa dia harus bersembunyi jika hanya ingin menangis?