Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Firdaus

Firdaus

Tampak Pak Imam baru saja selesai mengajar di suatu kelas, dengan membawa map dan berbagai buku pegangannya. "Kok sendirian, nok?" Tanya beliau. "Eh... emm, gak apa-apa sih, Pak... nungguin temen..." Entah kenapa Minah juga tak merasa ingin mengungkapkan semua kebingungannya pada Pak Imam, meskipun ia tahu Pak Imam dikenal sangat ramah dan terbuka pada murid-muridnya, begitu pula sebaliknya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Mahkota kecil yang berada diatas kepala, Izza begitu terlihat cantik dan anggun. Menyaksikan Lelaki yang akan menjadi imamnya dilayar televisi yang disambungkan keruangan akad, tengah mengucapkan janji sakral dihadapan Pencipta dan seluruh tamu undangan. “Sah?!” tanya Penghulu. “Saaaaaaahhhh!” Ucap para Saksi tamu undangan. “Alhamdulillah, barakallahumma wabarakalakuma fajama'a baynahhuma fikhoir ...”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
PAMANKU SUAMIKU

PAMANKU SUAMIKU

Dia menumpahkan segala keluh kesahnya di hatinya di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. ''Menangislah sepuas hatimu sekarang. Tapi, saat kau menyetujui dan menerimaku sebagai Imam dalam rumah tanggamu. Maka berikan air mata itu padaku. Karena saat itu, aku punya hak atas air mata itu.'' ''Kekuatan dan jumlah kebahagiaan tak berujung yang datang di sepanjang jalan ketika kita mengabdikan diri pada keberadaan dan kepercayaan kepada Allah.''
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Mertua Cerdas VS Menantu Licik

Bang Akmal mengecup keningku seraya mengucapkan doa, "robbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrotaayuni waj'alna lilmuttaqina imama." 'Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati dan jadikalah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang bertakwa.' Aku memejamkan mata, merasa bersalah karena sempat meragukan kesetiaan suamiku. "Abang mandi dulu ya! Abang mencintaimu bertubi-tubi," tuturnya dengan kedipan mata yang membuatku merasa melambung tinggi ke angkasa.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
Maaf Om, Aku Mencintaimu

Maaf Om, Aku Mencintaimu

"Siapa kamu?" Zehra meremas jari-jarinya pada jok taksi itu. "Siapa kamu dan kemana kamu mau membawaku?" Akhirnya Mike membuka topinya, lalu menoleh pada Zehra dengan senyum tipisnya. "Hai, aku Mike. Aku ... orang yang akan membawamu ke neraka." Zehra menelan salivanya. "Apa maksudmu?" Mike menaikkan laju mobilnya. "Apa ada ucapan terakhir untuk anak dan pria yang kamu cintai?"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
SUAMIKU KEKASIH IBUKU

SUAMIKU KEKASIH IBUKU

Bau masakan menyeruak, santan, daging, rempah, asap tipis menari dekat langit-langit saat sang pemilik warung sate terkenal di daerah itu mulai memanasi sate yang seharian tadi dia bakar, dan tinggal menghangatkan. Pak kyai duduk depan. Kitab terbuka. Suaranya tenang saat membuka acara aqiqoh. Kata-kata mengalir, tertata, penuh makna. Nama 'Jiendra Manggala' disebut. Diulang. Diaminkan. “Aamiin.” “Aamiin.” Nama itu melayang, terasa berat sekaligus indah. Seperti doa yang menggantung lama.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
Suamiku Kekasih Sahabatku

Suamiku Kekasih Sahabatku

Aku yakin dia saat ini tidak menjawab dengan jujur. "Ya sudah. Nanti Bapak mau tanya sesuatu. Sekarang subuhan dulu," ucap Bapak berlalu menuju masjid tak jauh dari rumah kami. *** Seperti yang sudah Bapak katakan saat subuh tadi, beliau memanggil Mas Fajar. Mereka duduk di kursi tamu yang ada di teras rumah. Dan di sana hanya mereka berdua.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
Dear, Pak Dokter

Dear, Pak Dokter

' 'Rasanya sejuta kata maaf pun tak akan mampu menebus kesalahanku padamu, kesalahan paling fatal dan paling bodoh yang akan kusesali seumur hidupku. 'Tapi, yang harus kamu tahu, aku mencintaimu.' 'Ya, aku masih sangat mencintaimu, bahkan sampai detik ini.' 'Lusa aku akan menikah, Re. Namun, dadaku justru terasa sangat sesak.' 'Rasa-rasanya sekuat apa pun aku mencoba menarik napas, oksigen tetap tak mampu masuk ke dalam paru-paruku.' 'Saat ini yang kuharapkan cuma satu, semoga kamu bahagia.'
1019.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 514 kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

Kang Azzam masih berbicara dengan panjang lebar, membuat semua orang mendengarnya dengan saksama. "Demi Allah, ini semua di luar dugaan saya. Mohon maaf, saya sama sekali tidak bermaksud mempermalukan keluarga besar saya mau pun keluarga besar Bapak Muslihin. Tapi, saya benar-benar ingin melamar Imas. Wanita yang sudah lama saya sebut di dalam doa." Air mataku langsung menetes, merasa tak percaya saja jika di muka bumi ini ada seorang hamba yang mendoakanku selain orang tua sendiri.
1060.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Aku juga perlu memperhatikan kesehatan calon imamku ini. “Kita pulang saja yuk Dek, jadi kan kamu menginap di rumah Mas. Soalnya hujan mulai deras ini, takutnya di jalan kamu kenapa-kenapa lagi pulang sendirian?” Mas Danang selalu menghawatirkan aku pulang sendirian. Dia selalu marah bila aku pulang tak berpamitan dengannya. “Ia sayang ih manisnya calin imamku ini. Maaf ya Adik selalu bandel dan jarang menurut padamu,” ucapku tersenyum pada Mas Danang.
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai dear imamku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status