Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan
Sesaat kedua kakinya mematung, menatap bingung pada pemandangan di depannya.
Di atas meja kerja yang luas, Siska—sang sekretaris—tengah duduk bersandar dengan rok mini hitamnya yang sudah tersingkap tinggi hingga ke pangkal paha. Sementara Bram, suaminya yang semalam merengek meminta dilayani selama dua jam, kini tengah berdiri di antara selangkangan wanita itu. Keduanya tengah bertaut, mencumbu satu sama lain dengan penuh gairah yang menggebu-gebu. Tangan Bram meremas beringas pinggul Siska, sementara tangan Siska menjambak rambut Bram, mendesah pasrah di bawah sentuhan bibir pria itu.