Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

"Denger ya semuanya! Sayembara Agam itu bukan cuma soal hadiah liburan!" "Ini soal harga diri Selatan! Gue nggak mau denger ada yang manja atau kerjanya lemes!" "Aa... anu, Mbak Mirah, be-beneran kita harus latihan sampe subuh?" tanya seorang terapis muda bernama Maya. "Subuh itu masih mending! Kalau perlu, kalian nggak tidur sampe teknik 'pijat yuk mas' kalian sempurna!"
106.7K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as dear masa kecil
Read
+Library
Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

“Kamu barusan manggil Argus apa? Yang? Apa itu?!” “Yang itu artinya Sayang!” tegas Masha tanpa ragu sedikit pun, mempererat dekapannya di lenganku. Tante Miya beralih menatapku dengan pandangan menuntut penjelasan. “Argus?! Kamu sebenarnya ada hubungan apa sama Masha?!” “Anu, Tan... itu...” Belum sempat aku menyelesaikan kalimatku, Masha sudah keburu menarik tubuhku dengan paksa untuk segera masuk ke dalam rumah.
1089.3K viewsOngoingAdded to Library 3.3K Times as dear masa kecil
Read
+Library
Mas, Nikah, Yuk!

Mas, Nikah, Yuk!

"Buset, lo kira yang minum banyakan? Cuma gue sama lo doang padahal. Pantesan lo bikinnya lama." Devita meletakkan nampan di meja. Ia duduk. Menatap Mely dengan pandangan kesal. "Jangan protes." Devita tersenyum tipis. "Lo kira gue lupa, yah? Padahal lo 'kan sering dikatain gentongnya air pas SMA gara-gara suka minum banyak banget." Mely mendesis. "Masa lalu itu." "Sekarang masih sama juga 'kan?" goda Devita menaikturunkan alisnya.
754 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as dear masa kecil
Read
+Library
Masakanku Tak Lagi Dimakan

Masakanku Tak Lagi Dimakan

Tempat tidur besar ini cukup untuk berempat. "Ini rumah siapa, Ma?" tanya Malika sambil bangkit duduk. Gadis kecilku itu tadi kurebahkan di atas kasur. "Ini rumah om Fauzan, yang tadi ngajak kita makan." "Rumahnya besar, ya, Ma?" "Malika jangan rewel, ya. Kalau mau makan bilang Mama. Itu sudah banyak makanan. Kalau mau pipis bilang Mama juga. Kata Mbak yang tadi, kita tidak boleh keluar."
105.2K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as dear masa kecil
Read
+Library
Gadis Kecil Dua Miliar

Gadis Kecil Dua Miliar

Maximian tertawa kecil karena merasa lucu dengan ucapan Rose. “Sudah pasti familiar dengan wajahku, karena wajahku juga terpampang di papan iklan besar,” canda Maximian kembali. “Mungkin saja tuan, ah iya masuk saja tuan. Aku panggilkan Beatrice dulu,” Maximian mengangguk. Maximian masuk ke dalam rumah yang berukuran tidak besar, bahkan terbilang kecil untuk hidup dua keluarga. Maximian duduk di kursi dan sambil mengamati sekeliling rumah kecil itu.
591 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as dear masa kecil
Read
+Library
Istri Kecil Pak Dekan

Istri Kecil Pak Dekan

Luna menarik napas sedalam-dalamnya, merapikan apronnya, dan membuka pintu dapur utama dengan senyum yang dipaksakan. ​"Eh, Ibu Dekan... maaf, tadi saya sedang merapikan piring yang pecah di belakang," ucap Luna dengan suara yang kembali dibuat serak. ​Ibu Dekan Tarbiyah masuk dengan gaya anggunnya, matanya menyapu sekeliling dapur yang bersih. "Tidak apa-apa, Una. Saya hanya tidak tahan untuk tidak memesan makananmu. Hari Minggu ini saya ada acara keluarga besar, bisa kamu buatkan dimsum udang dan siomay seperti tadi untuk 50 porsi?"
758 viewsCompletedAdded to Library 28 Times as dear masa kecil
Read
+Library
Kejutan Suami Lugu

Kejutan Suami Lugu

Duh, dasar aku. “Alhamdulilah kalau pas. Mas suka?” tanyaku sambil menatapnya. “Makasih, Dek. Dua-duanya pas.” Dia tersenyum. “Sepatunya gimana, Mas?” tanyaku. “Ahm anu itu, Dek.” Dia tampak ragu mau bilang. “Kenapa, Mas?” tanyaku sambil menatapnya. “Itu, kekecilan, Dek! Nggak muat.” Mas Reza tersenyum sambil memamerkan deretan gigi putihnya.
1043.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as dear masa kecil
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status