Pelakor Sebaya
"Namanya juga pengantin baru, Mas. Maklum, hehe."
Di kamarnya, Langit duduk di meja belajar, menatap layar komputer. Di ranjangnya ada Pelangi yang memejamkan mata, tapi Langit tahu gadis itu belum tidur. Sementara di kamar yang lain, Manda meringkuk memeluk diri. Air matanya tumpah ruah. Dia mengusap tubuhnya sendiri, mencoba menciptakan kehangatan sendiri. Telinganya dengan jelas mendengar suara renyah Janice yang entah diapakan oleh Satriyo hingga tertawa senang. Telinganya juga aktif merekam suara berat Satriyo yang manis. Sepertinya kedua pengantin tengah bermesraan malam itu.