Terjebak Jadi Istri Kedua sang CEO
selaku mencoba mencairkan suasana hati, "mereka pengennya cepet-cepet ke sini. Baju biru itu Asri, baju kuning Erna, dan baju hitam itu ... Deo."
"Dea, Pak, maksudnya. Dia agak tuli emang." Dea menimpali dengan senyum yang dibuat-buat.
Aku sendiri memilih diam. Jika terus berbicara, ada kemungkinan Mas Al memarahiku dan itu akan membuat Dea merasa menang. Lagi pula aneh, kenapa ada ART yang sesopan itu? Bagaimanapun juga aku adalah majikan di sini.
"Dea, saya lihat usiamu masih muda, tapi kenapa tidak bisa menghargai orang lain? Sonia adalah istri saya juga. Kamu menghargainya, sama saja menghargai saya."
Hot Chapters