Gairah Nakal, Sugar Baby
Ia menghisap rokok, menghembuskan asapnya dengan kasar, lalu meneguk wine.
"Aku juga," sahut Amel.
Bram memutar kepala untuk melihat Amel.
"Tapi hanya dalam bayangan," lanjut Amel sambil tersenyum.
"Semoga kamu tidak merasakannya," ucap Bram.
Amel tersenyum tipis sambil berbisik dalam hati, "Itulah yang aku rasakan saat ini Om Bram, kamu hanya memanfaatkan aku untuk balas dendam kepada kak Tania. Ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan? Bagaimana caraku untuk menyelamatkan Om Bram dari kak Tania! Sedangkan hatiku sudah terluka saat ini, karena telah jatuh cinta kepadanya. Tolong ubah perasaanku ya Tuhan, agar aku bisa menyelamatkan Om Bram dan menerima kenyataan."
Hot Chapters