WARISAN DEWA YANG TERSEMBUNYI
Sinar biru samar melingkupi puncaknya, seakan langit sendiri menolak merenggutnya sepenuhnya.
Lyra menatap dengan kagum. “Itu… Menara Astralis. Tempat di mana leluhur pertama kali menyanyi untuk para dewa.”
Kael mendengus, meski matanya juga terpaku pada menara. “Runtuh atau tidak, tempat itu masih membuatku merinding.”
Selene berdiri tegak, matanya berkilau oleh cahaya menara. “Di sana, kita akan menemukan Nyanyian Dewa. Dan mungkin… jawaban tentang bagaimana menutup retakan itu.”