Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jatuh Cinta Pada Pria yang Seharusnya Kubenci

Jatuh Cinta Pada Pria yang Seharusnya Kubenci

“Sidang—” Elena menatapnya. “Itu bukan pengalihan.” Leonardo berkata pelan. “Itu pusat operasinya.” Pada saat yang sama, di televisi nasional. Matteo muncul lagi, ia berdiri di depan gedung parlemen dan berkata. “Revolusi selalu lahir di tempat yang paling mereka percayai.”
881 viewsCompletedAdded to Library 24 Times as dewan revolusi
Read
+Library
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

PART_5 BABAT ALAS “Apa ini? Jangan bercanda Wagu, dia itu hanya anak-anak, lagi pula seorang perempuan, bisa apa dia?” “Tentu saja bisa nangis.” “Siapa dia?” “Dewi Ambigu, cucu Kakek Wasis!” “Iya, dia satu-satunya peserta perempuan!” “Jangan-jangan hanya cari mati dia!” “Benar menyusul kakeknya secepatnya!”
105.1K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as dewan revolusi
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Seorang penyair dari bangsa kristal, sebuah tarian dari makhluk api, resep masakan dari petani dimensi paralel—semua ini sekarang menjadi warisan bersama umat manusia. Di bidang politik, perubahan juga terjadi. Dewan Tiga Belas Berbintang dibubarkan, digantikan oleh "Majelis Suara", yang terdiri dari perwakilan setiap klan besar, aliran cultivation, dan—untuk pertama kalinya—mantan budak dan kaum tak bertanah. Kursi khusus juga disediakan untuk perwakilan Para Penyatu dan, secara simbolis, untuk Yang Terkubur. Rapat pertama Majelis berlangsung tegang. Banyak klan tua yang enggan melepaskan hak istimewa mereka.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as dewan revolusi
Read
+Library
Kaisar Dewa Ling S2

Kaisar Dewa Ling S2

Suara yang terdengar begitu dingin muncul dari ruangan VVIP 1 yang tidak lain berasal dari Mui Juzi. Semua iblis yang mengikuti pelelangan tersebut sangat terkejut dan hampir tidak mempercayai hal ini karena ternyata ada satu iblis lain lagi yang telah mencapai Ranah Dewa Penguasa selain Sang Kaisar Iblis. Hanya Pimpinan Tertinggi Paviliun Perdagangan Pusat Choi Du saja yang tampak tenang dengan adegan yang saat ini sedang terjadi. "I-ini.. Ini Ranah Dewa Penguasa.." Menteri Kekaisaran Iblis yang diutus oleh Kaisar Iblis berbicara dengan terbata-bata dan seluruh tubuhnya bergetar tidak karuan.
9.112.8K viewsOngoingAdded to Library 293 Times as dewan revolusi
Read
+Library
Hamil Anak CEO

Hamil Anak CEO

Karena tidak mau ambil resiko akhirnya polisi membawanya ke rumah sakit. Seminggu telah berlalu, akhirnya hari yang sangat ditunggu oleh Revan tiba. Hari ini dia akan melaksanakan akad nikah ulang di kediaman Agung. Acara hanya sederhana karena resepsi akan dilaksanakan bersamaan dengan pernikahan Arya dan Raisa. "Bagaimana para saksi ... sah?" "Sah!" "Sah!" "Sah!"
1022.3K viewsCompletedAdded to Library 890 Times as dewan revolusi
Read
+Library
MENANTU SETENGAH DEWA

MENANTU SETENGAH DEWA

tanya Hakya kepada yang lainnya. Mereka semua terdiam mendengar apa yang Dewa katakan. "Kalau kalian dalam kurungan, maka keselamatan kalian adalah tanggung jawab kami. Tapi, kalau memang kalian memaksa ingin kembali ke keluarga kalian tidak masalah, tapi kondisi kalian seperti ini jangankan untuk kabur dari kejaran Ratu Ilmu Hitam, untuk makan saja kalian akan kesusahan," ujar Dewa lagi.
9.888.6K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as dewan revolusi
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Atau sesuatu yang lebih dalam? Sebelum salah satu dari mereka bisa berkata lagi, Bu Henny muncul di pintu. "Meeting dimulai dalam 10 menit. Konsepnya sudah fix?" Gio dan Alma saling pandang. "Fix," kata Gio, sambil mengambil spidol dan menuliskan satu kata besar di whiteboard: "REVOLUSI." Alma menatapnya, lalu perlahan tersenyum. Mungkin Gio benar. Mungkin inilah saatnya untuk memberontak.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as dewan revolusi
Read
+Library
Istri Kontrak Tuan Pewaris Dingin

Istri Kontrak Tuan Pewaris Dingin

"Selamat datang, Pak Revan. Rapat dewan akan dimulai lima menit lagi." Revan hanya mengangguk, melonggarkan dasinya sedikit, lalu berjalan menyusuri koridor panjang menuju satu ruangan. Ruang Rapat Dewan. Tempat di mana keputusan triliunan rupiah dibuat. Tempat di mana aliansi dibentuk dan pengkhianatan ditikamkan dari belakang. Saat ia membuka pintu kayu raksasa itu, semua percakapan di dalam ruangan langsung berhenti.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as dewan revolusi
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status