Istri kontrak om duda
"Kalau tebakan kakak benar, kemungkinan besar injektornya kena. Ini mungkin karena dulu mobil dibawa Pak Umar perjalanan jauh sampai ke Bali tanpa istirahat, hampir sebulan, dan sempat diisi bahan bakar campuran dari pinggir jalan."
Peringatan itu kini terasa menampar kesadarannya. Mengapa dulu ia mengabaikan?
"Astaghfirullahaladzim…" gumam Ardhan lirih, setengah menyesali kelalaiannya.
Akhirnya, tanpa banyak bicara lagi, ia membuka pintu dan turun dari mobil. Dengan langkah teratur, ia mendekati kap mesin, lalu perlahan membukanya. Tangannya segera menggulung lengan kemejanya, bersiap menghadapi kemungkinan terburuk pada mesin. Tatapannya serius, penuh konsentrasi, tapi tetap saja ia memili
Hot Chapters