Pesugihan Kandang Bubrah
kata Wina suatu sore ketika seorang ibu muda datang meminta doa agar suaminya cepat sembuh.
Namun, ibu itu hanya tersenyum sambil menggenggam tangan Wina. “Kau mungkin merasa begitu, Nak. Tapi kami semua percaya, danyang telah memilihmu. Doamu pasti membawa berkah.”
Wina merasa sulit menolak keyakinan itu. Setiap kali ia berusaha menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki kemampuan khusus, warga hanya menganggapnya rendah hati. Dalam hati, dia merasa beban ini semakin berat, namun ia juga tidak tahu harus berbuat apa.