Suami Warisan
tanyanya panik.
Manajernya, seorang lelaki muda yang rambutnya sudah mulai menipis saking stressnya, tertawa, “Bukan, bego. Bukan ledakin kaya petasan! Tapi nanti yang keluar itu kertas warna-warni, ah, jangan kudet, deh! Udah, ikutin aja nanti, ya!”
Narendra hanya mengangguk-angguk. Mendadak saja merasa jadi orang bodoh sedunia. Dia jadi tidak percaya diri untuk berbaur dengan orang-orang.