Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tebusan Sang Don Kejam

Tebusan Sang Don Kejam

bisik Gerald tajam dengan suara rendah yang mengintimidasi. Kaera menahan napas, menolak untuk menunjukkan rasa takut sedikit pun di depan pria liar ini. "Saya tidak sedang bertanding, Tuan Gerald. Saya hanya mempertahankan diri saya dari orang-orang yang merasa dirinya paling mulia."
220 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as don''t scream
Read
+Library
Dream On

Dream On

Nadra berjalan kembali ke kelasnya, mengambil sesuatu dari dalam tasnya dan mengambil TOA (alat pengeras suara) dari ruang guru. Dia kembali ke tengah lapangan, dengan pengeras suara dia memanggil Chandra. “Halo wibu nolep!!! Keluarlah dan lihat ini!!!” katanya sambil membentangkan sebuah poster berukuran setengah meter dan panjang lebih dari satu meter. Poster itu bergambar seorang perempuan berambut pink dari anime berjudul Gundam Seed bernama Lacus yang sedang populer di kalangan pencinta anime. “Lihat ini, ini adalah waifu mu,” kata si koboy sambil mengawasi setiap jendela dan sudut sekolah.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as don''t scream
Read
+Library
The Scars

The Scars

Setidaknya sekarang Ia bisa pergi dengan tenang. Titttt tittt titttt “Panggil Dokter!”
108.3K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as don''t scream
Read
+Library
Don't Be Silly. It's Precious

Don't Be Silly. It's Precious

Dia menggunakna pengeras suara supaya suaranya terdengar sampai kebelakang. Mereka semua bergemuruh dan beberapa saling mendorong hingga yang lainnnya terjatuh. Semua ingin duluan, ini benar-benar tidak nyaman untuk dilihat. “Ayah, bisa kau minta mereka untuk tidak saling mendorong? Minta mereka supaya lebih tertib,” pinta Billy yang ternyata sepemikiran denganku. “JANGAN SALING MENDORONG, TEMAN-TEMAN, SEMUA PASTI DAPAT, TENANG SAJA!” ucap Scott di pengeras suara.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as don''t scream
Read
+Library
No One

No One

Aku dibantu oleh Aldo sementara Cia dibantu oleh Clara. "udah.. tenang dulu ya.. aku jelasin" ucap Aldo, aku mencoba untuk mengangguk tapi rasanya sangat berat untuk menggerakan kepalaku. "aku tau kalian pasti bertanya-tanya, maaf kita semua engga bisa kasi tau sekarang karena takut kalian shock dan melakukan hal ceroboh" ucap Yudha
102.7K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as don''t scream
Read
+Library
Skandal Panas Presdir Tampan

Skandal Panas Presdir Tampan

tanyanya dengan suara serak. Dona mengangguk dengan panik, matanya melebar karena kenikmatan dan perpaduan antara rasa sakit dan birahi. Damien tersenyum, menyeringai seperti predator yang mendominasi mangsanya. "Lepaskan," bisiknya, jari-jarinya memijat klit Dona dengan lembut. “Ohh.. Pak!” erang Dona kuat, kedua tangannya mencengkram pundak Damien saat mencapai puncak karena permainan jari Damien yang terampil.
1040.8K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as don''t scream
Read
+Library
Suamiku Dingin!

Suamiku Dingin!

Sorot matanya berbeda dari sebelumnya dan tangan kirinya mencengkram pundak Keyla hingga ia meringis kesakitan. "Apapun yang terjadi, jangan pernah melepaskan pakaianmu di depan laki-laki yang bukan suamimu," lanjutnya lagi dengan nada yang tiba-tiba menjadi lebih lembut. He? Apakah orang ini psycho? Batin Keyla yang jantungnya hampir saja mau copot.
1054.7K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as don''t scream
Read
+Library
BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

Rambut acak-acakan, mata bengkak, dan piyama lecek yang bahkan tak menutupi leher dengan layak. "Lang, kenapa lo nggak ganti baju gue dulu, sih?" gumam Sabrina pelan, sembari menutupi dadanya dengan tangan. "Mana kepikiran, Sab? Liat lo pucet begitu aja jantung gue udah tremor. Gue sempet mikir lo bakal inalillahi ... kan kacau, gue nggak punya kontak tukang gali kubur, Sab."
1047.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as don''t scream
Read
+Library
Don't Stop Me Now

Don't Stop Me Now

Alunan musik What You DIdn't Say dari Mary Chapin Carpenter kini mulai terdengar dan tentunya bisa dinikmati. Aku membuka jendela mobil untuk merasakan hembusan angin berniat agar bisa tenang. Aku memang tak begitu pandai menyembunyikan perasaan, itu mengapa kak Thawaf bisa dengan mudah memberitahu tentang ku yang benar sedang merasa ketakutan akibat laju mobil dan tekuk wajah Kak Takdir. Where are the windows, where are the doors? I haven't the key to your heart anymore
102.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as don''t scream
Read
+Library
Om Duda!

Om Duda!

ajak Disya dengan air mata yang tidak hentinya mengalir. "Queen! Tidak, kalian tidak akan pergi!" kata Doni mencoba menghampiri Disya dan Dina. "Satu kali lagi Ayah coba menghalangi kita, Disya benar-benar tidak akan mau bertemu dengan Ayah lagi!" ancam Disya. Kaki Doni lemas. Wajahnya sudah basah karena air matanya. Ketakutannya selama ini akhirnya terjadi juga, Disya tahu tentang hal ini.
9.876.7K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as don''t scream
Show Reviews (27)
Read
+Library
aloha
ceritanya mirip sm novel lain, judul nya pun mirip, duda anak 1, dosen, kaya, mantan istri si dosen model, calon istri mahasiswi, dan anak si dosen yg ngedeketin duluan si mahasiswi. tp tetep aja dibaca juga dua2nya
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Read All Reviews
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status