Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Don't Be Silly. It's Precious

Don't Be Silly. It's Precious

Tidak lama kemudian, musik diputar. Aku tidak pernah berdansa seumur hidupku, jadi aku merasa merusak semuanya. Namun, Sam mendekatkan wajahnya dan berbisik di telingaku. “Ikuti saja gerakanku, kau akan bisa melakukannya,” bisik Sam.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as don't speak
Read
+Library
Unspeakable Time

Unspeakable Time

Dia justru makin terkesan mengancam dan berbahaya. Kenapa dia malah kelihatan marah? “Aku bilang, aku tidak akan mempercayaimu,” Umm.... “Tapi aku tidak bilang, aku tidak tertarik padamu.” .
102.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as don't speak
Read
+Library
Dok! Oh Dokter!

Dok! Oh Dokter!

Jovan berdiri di depan ranjang medis di ruangan itu dan mengucapkan kata-kata memalukan ini dengan wajah tanpa ekspresi. "Itu, apa nggak ada dokter perempuan?" Aku agak canggung, tapi lebih banyak rasa malu. Soalnya sejak kecil, aku belum pernah membuka pakaianku di depan pria tak dikenal. "Kamu datang telat, semua dokter perempuan sudah pulang, hanya sisa aku. Kamu bisa pergi kalau tidak mau melakukannya, aku akan menyatakan kebenaran di formulir pemeriksaan medis."
352.2K viewsCompletedAdded to Library 10.6K Times as don't speak
Read
+Library
Dok, Please Cukup!

Dok, Please Cukup!

tanya Malik secara lugas di tengah proses tersebut. "Nggak sakit sama sekali! Tolong terusin aja gerakan jarimu itu dan jangan berhenti, Malik!" pinta Nindy sambil menggelengkan kepalanya kuat-kuat di atas bantal. "Napasmu jangan ditahan kayak gitu, Nindy. Keluarin aja suaranya karena ruangan ini kedap suara," instruksi Malik saat melihat wajah istrinya Fajar itu mulai memerah akibat menahan napas.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as don't speak
Read
+Library
Audacity

Audacity

Kenapa tidak bicara langsung saja? ****
9.714.4K viewsCompletedAdded to Library 445 Times as don't speak
Read
+Library
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

"Aamiin, terima kasih atas doanya." Anto mengangguk, ia ikut tersenyum. "Baiklah, kamu boleh pergi. Makasih udah mau meluangkan waktu berbicara denganku dan maaf jika berbicara hal sensitif di tempat terbuka seperti ini." "Ngga papa kok" balas Kayla ramah. "Yaudah, aku ke kelas dulu ya." "Oke." 🌼🌼🌼
18.2K viewsOngoingAdded to Library 400 Times as don't speak
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status