Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

Ia teraengah-engah, bernapas lewat mulut sembari menahan gelombang rasa sakit yang menyerangnya. Telinganya berdengung, makin lama makin nyaring, seperti radio rusak. Meneriakkan bentakan-bentakan Cipto yang menyalahkannya, suara minta maaf Amira yang tidak jelas alasannya, dan kini ... pengakuan Sabrina yang seakan menampar dirinya. Semua itu berpadu, menjadi pusaran tak terlihat yang membuat kepalanya sakit dan perutnya mual.
1044.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as don''t scream
Read
+Library
Don't Stop Me Now

Don't Stop Me Now

Alunan musik What You DIdn't Say dari Mary Chapin Carpenter kini mulai terdengar dan tentunya bisa dinikmati. Aku membuka jendela mobil untuk merasakan hembusan angin berniat agar bisa tenang. Aku memang tak begitu pandai menyembunyikan perasaan, itu mengapa kak Thawaf bisa dengan mudah memberitahu tentang ku yang benar sedang merasa ketakutan akibat laju mobil dan tekuk wajah Kak Takdir. Where are the windows, where are the doors? I haven't the key to your heart anymore
102.7K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as don''t scream
Read
+Library
Om Duda!

Om Duda!

ajak Disya dengan air mata yang tidak hentinya mengalir. "Queen! Tidak, kalian tidak akan pergi!" kata Doni mencoba menghampiri Disya dan Dina. "Satu kali lagi Ayah coba menghalangi kita, Disya benar-benar tidak akan mau bertemu dengan Ayah lagi!" ancam Disya. Kaki Doni lemas. Wajahnya sudah basah karena air matanya. Ketakutannya selama ini akhirnya terjadi juga, Disya tahu tentang hal ini.
9.875.2K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as don''t scream
Show Reviews (27)
Read
+Library
Anaa
Hai temen-temen^^ Sebelumnya aku mau ngucapin makasih banyak buat yang selalu nunggu novel ini. Aku ngerasa bersalah udah bilang mau update tiap Kamis dan Sabtu, padahal kadang suka engga di tepatin, sorry ..., aku usahain update di hari itu, tpi kalau engga ya mngkin di up di hari berikutnya yaa ...
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Read All Reviews
(Not) One Night

(Not) One Night

Ini pasti tidak nyata. "EVELYN!!!"
1.6K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as don''t scream
Read
+Library
DONT CALL ME DADDY!!!

DONT CALL ME DADDY!!!

Layar itu sangat mirip dengan kebanyakan film sci-fi luar negeri, dengan kontrol yang rumit dan data yang berjajar rapi di layar. Dengan lincah, wanita itu menggeserkan file demi file. Di antara jutaan file dalam database, terdapat sebuah folder dengan tulisan besar: "R.U.N Project." Wanita itu tersenyum kecil ketika dia memilih sebuah foto dan melihat seorang lelaki Jepang yang bernama Tomoya Uehara dan seorang perempuan bernama Rima Uehara, serta foto seorang perempuan aneh dengan telinga dan ekor kucing. Wanita itu meninggalkan meja kerjanya, langit-langit ruangan dipenuhi dengan cahaya kebiruan yang menenangkan. Dia memandang langit keperakan di luar dan berkata pelan, "Jika waktunya tib
101.5K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as don''t scream
Read
+Library
Dok! Oh Dokter!

Dok! Oh Dokter!

"Dok, tolong periksakan." Kali ini, Jovan tidak mengenakan sarung tangan, kulit kasarnya menyentuhku secara langsung. Tanpa penghalang, sentuhan terasa lebih jelas dari sebelumnya. Agar tidak mempermalukan diri di hadapan dokter, aku hanya bisa mengangkat kepala dan menahannya. Aku begitu fokus melawan perasaan itu sehingga tidak menyadari betapa menggodanya ekspresiku di mata dokter.
352.6K viewsCompletedAdded to Library 7.1K Times as don''t scream
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

“Kyaaaaa!!” Bukan Sena kalau tidak menjerit. Gadis itu kelabakan saat seluruh tubuhnya berada di dalam air. “Tenang, Sena! Tenang! Kalau kamu tenang, kamu nggak akan tengggelam!” Quin memeluk Sena yang mulai berontak karena takut tenggelam. Laki-laki itu sampai menekan tubuh Sena ke dinding kolam agar lebih tenang.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as don''t scream
Read
+Library
Nightmare

Nightmare

“Udah beberapa hari ini gue nerima teror yang isinya bangkai tikus, darah dan bahkan ancaman supaya gue mati. Isinya persis kaya yang pernah gue liat di laci meja, lu, Dev.” Sarah menunjukkan beberapa kertas yang bertuliskan ‘KAMU HARUS MATI’ padaku juga Satria. Satria mengambil alih kertas itu, “Terus kenapa lu ga cerita sama kita bertiga? Jadi kan kita suudzon sama lu.” Sarah yang ditatap hanya mampu menundukkan matanya. Tak dapat dipungkiri bahwa tatapan Satria masih saja mengintimidasi. Tajam dan menusuk.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as don''t scream
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status