Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Kembang

Janda Kembang

*** To be continue, Hayooo tebak siapa yang panggil-panggil Thalisa? Buat yang merasa senang karena ada adegan jambak-jambakan, mari kita joget bersama 😂 Tunggu up selanjutnya ya, jangan kemana-mana. Pantengin terus Janda Kembang di Goodnovel, ya! 💃❤
9.88.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai dongeng pendek lucu
Baca
+Pustaka
Misteri Loteng

Misteri Loteng

Tentu hal ini membuat yang lain kebingungan dan juga khawatir. “Hm..apa ini ada sangkut-paut nya sama hal mistis ya?” celetuk Helmi yang dihadiahi jitakan manis dari Jordan, “Ngaco lo ah!” “Eh tapi sumpah deh, waktu kita nginep dirumah Yeri pas tengah malem tuh gue denger kaya suara orang nangis. Terus udah gitu, ada suara kaya ngetok-ngetok gitu. Gue jadi gak bisa tidur sampe subuh.” Jelas Helmi.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai dongeng pendek lucu
Baca
+Pustaka
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

tanya Park Wan dengan wajah yang mulai merah. “Orang-orang memanggil mereka Empat Pendekar Wangi, tapi aku lebih suka menamai mereka Empat Cecunguk Bau, hahaha,” jawab Mu Long Bui dengan tawa keras. “Hahaha,” Park Wan ikut tertawa terbahak-bahak bersama mereka. Orang-orang tahanan itu berada di kamar sebelah. Mereka diikat dengan sangat kencang, hingga tangan mereka terluka karena eratnya tali melilit mereka.
8.218.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai dongeng pendek lucu
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil

Gadis Kecil

"Tumben kesini?" "Anter oleh-oleh buat mami." Anggi mengulurkan tas yang berisi oleh-oleh. "Bandung aja pakai oleh-oleh." Leo menggelengkan kepalanya "Mami didalam lagi marahin Jimmy." "Kenapa?"
693 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai dongeng pendek lucu
Baca
+Pustaka
Sage Benua Longwu

Sage Benua Longwu

pinta Li Wei merengek. Li Tan mengelus rambut Wei kecil. Katanya membujuk, “hari telah larut. Besok ayah akan melanjutkan cerita tentang makhluk legendaris dari Samudra Longwu.” Li Wei kecil menutup mata dan tertidur.
9.512.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai dongeng pendek lucu
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Dahlia Agustin
Cerita yg menarik.. Sy mengikuti pengarang ini, di mulai dr aplikasi tetangga sebelah.. dikarenakan kelanjutannya belum tayang2, sehingga sy mencari kesini, trnyata sm jg blm ada penambahan.. oklah.. dtunggu untuk buku lanjutannyah..
Baca Semua Ulasan
Terbelenggu Dendam

Terbelenggu Dendam

Suara Arya yang menyerukan kata "Kejutan!" justru terdengar seperti suara gemuruh petir di siang hari, atau suara dentuman bom atom, atau bahkan seperti lolongan srigala di tengah malam, semuanya sama-sama mengerikan saat sampai di pendengaran. "A-Arya?!" Cicit Maya tertahan, mood bercinta yang tadi sedang tinggi-tingginya dan seolah menerbangkannya ke langit ke tujuh itu, kini seakan menghempaskannya ke dasar bumi.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai dongeng pendek lucu
Baca
+Pustaka
Pendekar Sejak Dalam Kandungan

Pendekar Sejak Dalam Kandungan

Jawab istrinya dengan perasaan ingin tahu. "Jadi, dari tadi kakek itu berfikir kalau sakit di perutmu tadi sudah di sembuhkan oleh anak kita. Kakek bisa berfikir seperti itu karena dulu kakek pernah membaca cerita dongeng yang menceritakan tentang Pendekar pilihan para dewa. Dan pendekar itu mempunyai banyak kemampuan, salah satunya bisa mengobati penyakit semua orang." Dewi Suhita terdiam sebentar, ia juga berfikir kalau perutnya tadi tiba tiba sudah tak merasakan sakit setelah di sentuh oleh anaknya.
9.456.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai dongeng pendek lucu
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Mamak Jambul tertawa terbahak-bahak lalu menjawab, "Namaku memang aneh, tapi siapa bilang pendekar tak bisa punya nama lucu?" Di hutan, Mamak Jambul punya cara unik mengajar Senala. Jika Senala lelah, Mamak Jambul akan membuat teh jahe lalu bercerita tentang masa mudanya. Tentu saja, sebagian besar ceritanya dilebih-lebihkan—seperti bagaimana dia pernah mengalahkan harimau dengan hanya seutas tali, atau bagaimana dia membuat ular takut hanya dengan melirik. Senala selalu tertawa meski diam-diam dia tahu, mungkin separuh dari kisah itu hanyalah bumbu cerita.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai dongeng pendek lucu
Baca
+Pustaka
Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Dia bertanya dengan memamerkan puppy eyes-nya. “Kalu aku bilang tidak boleh kamu akan mendengarkan?” “Tentu aja nggak!” Tanpa rasa bersalah dia tertawa, “Tapi Kak Rendra nggak mungkin tega sama aku, kan?” Lagi dia memamerkan puppy eyes-nya.” Narendra menghela napas panjang, “Boleh. Tapi pastikan kamu bersama salah seorang dari kami.” “Dra! Mau coba ini tidak?” Bang Ucok mengangkat plastik berisi cilok berkuah kacang bercampur saos dan kecap, “Mantap ini. Beda yang sama yang ada dekat kantorku!”
9.31.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.2K kali sebagai dongeng pendek lucu
Tampilkan Ulasan (379)
Baca
+Pustaka
Iana Marco
Thooor... Extra part, please?! ... Baca sampai ending sambil nyari² adegan hukuman buat Reizi. Leon yg colak-colek aj dapat hukuman, masa Reizi yg berbuat lebih parah ngga ... Trus kan ada disebutin tuh waktu Calya ngobrol sama Narendra, Calya sendiri yg mau hukum Reizi. Pasti seru tuh .........
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

Ah! Mau Lagi Dong, Bang Ucup

"Aku taunya cuma dangdut sama koplo saja. Yang ada kendangnya, biar tidak mengantuk." ​Hana tersenyum kecut. Ia memijat pangkal hidungnya, bingung bagaimana harus menjelaskan teori musik pada pria yang menganggap kendang adalah puncak kesenian. "Pokoknya dengar musik yang tenang-tenang saja ya, Bang. Anggap saja ini musik untuk orang yang punya banyak tabungan di bank." ​"Tapi aku mengantuk dengarnya. Seperti lagu pengantar tidur di kampung," gerutu Ucup.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai dongeng pendek lucu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status