Sang Penjaga Pajajaran
Retakan itu bukan pecahan tembok biasa, di dalamnya terlihat seolah ada langit lain, langit yang gelap dan berputar perlahan.
Ki Raksa melempar kendi ke lantai, airnya menyebar membentuk lingkaran.
Ia melafalkan mantra dalam bahasa Sunda Kuno:
“Sangkan paraning dumadi, mulang ka rasa, mulang ka cahya.” (Segala asal penciptaan, kembalilah ke rasa, kembalilah ke cahaya.)
Cahaya dari air kendi itu menutup retakan perlahan, hingga akhirnya menghilang.
Bab Populer