PERFECT HUSBAND
“Baru selesaikan tugas kantor, kamu tidur gih, aku mau istirahat, sudah kamu jangan takut. Aku hanya mncintaimu Zura, taka pa. kita tak bisa bertemu sekarang aku akan tetap menunggu hari itu, hari dimana kita bisa melepas rindu.’’ujarnya aku tersenyum.
‘’Baiklah goodbye.’’singkatku beranjak ketempat tidur.
“Kenapa belum di matikan panggilannya?”taanyanya, aku tersenyum.
“Zura mau tidur sambil denger suara Om.”rengekku merebah di atass ranjang.
“Kamu mau apa? Aku harus tidur sayang, okey. Aku kan nyanyiin seseuatu kamu tidur ya.”ujarnya. aku diam mendengarkan,
“Kau begitu sempurna… dimataku kau begitu indah… kau mampu membuatku kan slalu memujamu.”
الفصول الرائجة