TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG
“Iya. Bagus itu Dik, apalagi ibumu tidak keberatan. Oh iya, proyek video dokumenter dari mas Edi sudah selesai kan?”
“Sudah, Bu. “ jawabnya singkat dan lesu. “Ibu tidak keberatan kan kalau main di film kita, yang untuk tugas akhir itu?”
“Ha-ah, aku nggak bisa akting. Malu,” Malika segera mengibaskkan tangannya menolak.
“Sebenarnya saya mengincar Widia. Tapi dia mau apa tidak?”
“Ya dicoba aja. Kalaupun mau, ya harus ada uang lelahnya. Buat beli skin care, hehe...