MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU
“Pantas berbeda, yang ini cantik natural, anggun, ramah, juga bertutur kata lembut. Berbeda dari yang lama, agak judes, keras, dan selalu ingin menang sendiri.”
Aurin tak tahu harus berkata apa. Ia sebenarnya tak mau terjebak dalam situasi seperti ini. Namun, agaknya ia memang tak bisa menyanggah ucapan wanita ini. Buktinya, wanita ini terus menyerocos tanpa henti.
“Tapi, Omalebih suka kamu jadi istrinya si Raden daripada istrinya yang sesungguhnya, loh,” kata Marlin ceplas ceplos.
Hot Chapters