Jejak Luka
Dia khawatir Radit macem-macem, mengingat ayah Radit buaya.
"Siap Mas, Bos." Radit berdiri tegak sambil hormat layaknya upacara bendera, membuat Ramon susah payah menahan senyum, melihat tingkah konyolnya.
"Sudah sana, pergi!" usir Ramon tanpa basi-basi.
"Pergi, naik apa?"
"Lha, kok malah nanya. kamu tadi kesini naik apa?"
"GO-JEK."
Bab Populer