Kebangkitan Sang Putri Terbuang
Lilis kepala terbentur lantaiaku hancur ku terlukasendiri dalam kegelapanrenungan sepertiga malam
Wajah pria itu berubah serius, seolah kata-katanya mengandung makna yang sangat dalam.
"Maksudmu... melanjutkan perjalananmu?" tanya Lin Yue, ragu.
"Perjalanan seorang alkemis bukan sekadar menguasai ramuan," jawab pria itu, mengulangi kata-kata yang sudah tak asing lagi bagi Lin Yue. "Kau telah melewati jalan yang berat—mengenal esensi api, air, tanah, angin, dan petir, yang saling bertentangan. Kau memurnikan tubuhmu agar sanggup menahan benturan energi. Kunci penyatuan bukanlah memaksa, tapi menerima semua elemen sebagai bagian dari dirimu. Dari kesadaran itu, inti bercahaya lahir, dan alam merespons: api menyala, angin berputar, tanah bergetar, air beriak, petir menyambar. Namun, itu bar