Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Mau takhayul atau tidak, pokoknya Eriska membenci angka tersebut. Dan, sialnya lagi, hari ini adalah hari Senin. Hari Senin yang jatuh pada tanggal empat di bulan ini. Hari Senin yang sudah membuat Eriska gondok setengah mati dan percaya bahwa dia akan terkena kutukan entah oleh siapa. Coba saja perhatikan keadaan di rumahnya saat ini.
6.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
Terikat Obsesi Pria Tampan dalam Novel

Terikat Obsesi Pria Tampan dalam Novel

Sesekali menatap jam tangan yang sudah menunjukkan jam setengah sembilan. Apa Izekiel lupa memberi tahu papanya? Ah, mana mungkin. Memilih untuk menunggu di depan pintu, entah sudah berapa lama Elleonore mondar mandir. Namun, angin malam mulai mengusiknya. "Nona," panggil Daya. Elleonore menoleh menampilkan senyumnya. "Tunggu di dalam saja Nona, mungkin jalanan sedang macet," Elleonore mengangguk, walaupun tidak bisa percaya jalanan macet. Sekarang saja sudah jam 10 malam.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Mafia Tampan

Tawanan Cinta Mafia Tampan

Salah satunya adalah Eleven. Kedua tamu ini memesan jadwal yang berbeda meskipun di hari yang sama, dan Eleven mendapatkan kesempatan lebih awal. Dia pun menunggu di sofa seperti biasa dan tak perlu memilih lagi, karena sudah menetapkan untuk memilih Sarah hingga kedepannya. Bukan karena sudah terpikat, hanya saja Eleven merasa khawatir jika anak-anak lain tak bisa senyambung Sarah dalam menggali topik pembicaraan. Karena pada dasarnya pria itu hanya butuh teman mengobrol karena tak tega memperbudak gadis di bawah umur.
5.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
Lelaki Plus-Plus

Lelaki Plus-Plus

“Waktu kematian pukul 12.10 WIB.” “TIDAAAKKK!! NABIIIIIILLLLL!!”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Dadakan Guru Killer

Menjadi Istri Dadakan Guru Killer

Jam dinding menunjukkan pukul sebelas malam. Viera masih terjaga, duduk memeluk lutut di sudut kasurnya. Setiap suara - sekecil apapun - membuatnya terlonjak. Daun yang bergesekan di luar, kendaraan yang lewat, bahkan suara AC yang mendengung terasa mencurigakan.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
Azura : The World of A Man's Love

Azura : The World of A Man's Love

Ethan tidak mengerti. “Lihatlah jam di menara!” Walau tidak tahu apa maksudnya, Ethan melihat ke arah jam di menara besar yang cukup jauh di depan mereka. “Jam itu.. menunjuk angka.. sebelas.. lima puluh.. sembilan..” jawab Ethan masih terengah-engah. “APA?!” Aelin berteriak. Ethan tersentak. Kurang dari satu detik, Aelin sudah berada tepat 10 sentimeter di depan Ethan.
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
NINE

NINE

Prihatin menarik perhatian. Waktu menunjukkan pukul 06:50, masih banyak hal yang dapat mereka perbincangkan sebelum bell masuk tiba. Setelah kesedihan mereda, sekelompok anak manusia itu duduk di tempat biasa berkumpul, memulai obrolan ringan.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Putri Mafia

Terpaksa Menikahi Putri Mafia

"Kamu tahu ini jam berapa?" Bella mengangguk. "Baru jam sebelas," ucap Bella tanpa rasa berdosa. "Dan dimana ada orang jual salad buah jam 11 malam?" "Kamu suka aneh-aneh deh. Kenapa nggak dari tadi sore aja mintaknya. Sekarang dah semalam ini yang jual pun pada tidur Bel." "Ya, orang pengennya baru sekarang."
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

​Jarum pendek menunjuk ke angka sembilan menuju sepuluh, sementara jarum pendek berada tepat di angka sembilan. ​Artinya sekarang sudah menunjukkan waktu pukul sembilan lewat empat puluh lima menit malam. ​Seketika itu juga, bulu kuduk Bianca meremang hebat. ​'MAMUS GUE! Tinggal lima belas menit lagi menuju jam sepuluh!' jerit Bianca histeris dalam batinnya. ​Memori tentang instruksi tegas dan mata tajam Damian di kamar mandi tadi mendadak berputar kembali di kepalanya seperti film horor.
1043.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Paman Dokter

Terjerat Cinta Paman Dokter

"Jam berapa ini?" tanya Sheila yang menghampiri ruang kerja Arnes di lantai satu. Gadis itu melirik jam dinding yang nyaris menunjukkan pukul 12 malam. Sayangnya jarum panjang masih ada di angka sebelas, yang berarti lima menit lagi menuju waktu yang ditunggu-tunggu.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai eleven o'clock
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status