Lusia
“Saya tidak meminta anda untuk mengambilkan telur, tetapi sebaliknya, saya bertanya apakah anda melamun.... “ jelas Eliona, ia mengeluarkan adonan yang sudah mengembang dengan sempurna berkat ragi, ia meletakanya pada alas kayu dan tanganya mulai menguleni dengan telaten.
“Dan sepertinya anda benar – benar melamun barusan, “ ucap Eliona sembari terkikik pelan mengingat Lusia yang buru – buru mengambil telur tanpa harus di minta.
Lusia menutup wajah karena malu, “Maaf aku sedang tidak fokus,” celetuk Lusia sembari mengusap wajahnya.
Lusia mengamati tangan Eliona yang sibuk menguleni roti, “Ada yang sedang aku pikirkan.”
Eliona tetap mendengarkan setiap cerita Lusia, “Apa yang mengganggu anda
Bab Populer