Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Adoration

Adoration

ungkap Baswara dengan rendah hati. Sora segera berdiri di samping Baswara. Awalnya ia berdiri cukup berjarak, namun setelah jepretan pertama ia meminta izin untuk memegang tangan Baswara dan Baswara mengangguk mengizinkannya. Sora terlihat begitu senang, dengan segera ia merangkul tangan Baswara dengan kedua tangannya, lalu menempelkan kepalanya pada lengan Baswara. Baswara hanya bisa tersenyum geli dan membiarkan wanita tua itu merasa bahagia.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai embraces
Baca
+Pustaka
Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan

Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan

tanya Kenric khawatir jika dirinya menyakiti Emily karena percintaan mereka. “Entahlah, bisakah kamu memelukku lebih erat lagi?” pinta Emily. Kenric mengambil selimut yang teronggok di bawah ranjang mereka lalu menutupkannya ke tubuh telanjang mereka berdua. Dia membawa Emily ke dalam pelukannya, mendekat wanita itu dengan erat. Tangan Emily melingkar di pinggang Kenric dan merasakan panasnya permukaan kulit pria itu.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai embraces
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Menggenggamnya erat. Ini bukan sentuhan bernuansa seksual. Ini bukan cengkeraman keras saat dia sedang dikuasai cemburu buta. Ini adalah refleks murni. Respons tidak sadar dari seorang pria yang sedang dihadapkan pada ketidakpastian. Sebuah sentuhan mendesak untuk memastikan bahwa hal yang paling berharga baginya tidak pergi ke mana-mana. Bahwa jangkar kewarasannya masih kokoh berada dalam genggamannya.
9.471.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai embraces
Baca
+Pustaka
Gairah Teman Suamiku

Gairah Teman Suamiku

Dalam dekapan itu, Mirae untuk pertama kalinya merasa nyaman, merasa dicintai. Pelukan yang awalnya lembut berubah semakin mendesak. Bibir David tak lagi sabar, mencumbu Mirae dengan dalam, seolah ingin menelan habis semua amarah yang tertahan. Napas mereka saling memburu, bercampur dalam ruang sempit itu.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai embraces
Baca
+Pustaka
The Ex Brother 2

The Ex Brother 2

Kurang-kurangi itu, agar aku tidak perlu memendam perasaan bersalah nantinya. “Cium tidak boleh, mengendus pun dilarang. Apa yang kau izinkan, huh?” protes Brady. Terdengar seperti keluhan. “Ini ...” Kueratkan pelukan dengan kesal, “aku mengizinkanmu memeluk dan kubalas pelukanmu. Masih kurang juga?”
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai embraces
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Ika Windyastuti
baru kali ini nemu cerita yg gampang di bayangin seakan² sedang nonton sinetron bener² good novel the best pokonya makasih ya thor udah menghibur hari²ku dengan karya terbaik kamu di tunggu lanjutanya
chahynialrzki
the story is very very good!gasabar nunggu cerita selanjutnya!arggh pokoknya update nya cepet ya kak penasaran banget sama si olive, update 1 bab juga gapapa.intinya semangat kakak cerita kakak yang terbaik!keep the spirit.I always wait for the new chap the ex brother salam hangat dari ku!
Baca Semua Ulasan
TEMAN TIDUR CEO

TEMAN TIDUR CEO

Dan, sebelum pikirannya sempat menyelesaikan kalimat apapun, tubuhnya sudah bergerak sendiri. Lucas membungkuk perlahan, kedua tangannya menyentuh bahu Grace, dan dengan sangat pelan, ia memeluk gadis itu dari belakang. Bukan pelukan erat yang penuh gairah, bukan pula pelukan romantis yang lembut. Ini adalah pelukan instingtif, pelukan seseorang yang butuh diyakinkan bahwa orang di hadapannya masih hidup… masih bernapas.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai embraces
Baca
+Pustaka
Istri Gila Pak Dokter

Istri Gila Pak Dokter

Aroma itu, entah bagaimana, menenangkan dan membawa sedikit rasa aman dalam pikirannya yang porak poranda. Tangan besar milik Eryas, kasar, penuh bekas luka, namun terasa hangat, mengusap lembut rambutnya. Gerakan itu perlahan memadamkan kobaran api yang selama ini menyala diam-diam dalam kenangan buruknya. Gerakan yang tidak menuntut, tidak memaksa. Hanya hadir untuk menenangkan. Ia tidak berkata apa-apa. Tidak sanggup. Tapi pelukan itu berbicara lebih lantang dari kata-kata mana pun. Tubuhnya masih gemetar, namun ia tidak lagi sendirian.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai embraces
Baca
+Pustaka
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

Tangannya tak pernah benar-benar mencapai dada pria itu—tubuhnya ditekan terlalu keras, ruang geraknya dirampas sepenuhnya. Ia tidak menyukai apa yang dilakukan Juna padanya. Ciuman pertamanya ini menyakitkan. Bibir pria itu menekan terlalu kuat, nyaris melukai. Pelukan yang mengurungnya terasa seperti hendak meremukkan tulang rusuknya. Tengkuknya perih akibat gerakan kasar saat ia berusaha melepaskan diri, sementara cengkeraman tangan Juna tak juga mengendur.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai embraces
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status