Pengantin Bangsawan Yang Kubenci
Langit-langit tinggi berhiaskan ukiran daun emas, dan cahaya matahari menembus kaca patri, menumpahkan warna ungu lembut di meja panjang yang telah tertata sempurna — porselen putih, sendok perak, dan anggur merah tua di decanter kristal.
Lucianne duduk di ujung meja, sikapnya tenang namun jelas memegang kendali. Lady Vareen di sisi lain, tersenyum dengan cara yang mengingatkan pada seseorang yang tak pernah membiarkan satu pun kata keluar tanpa makna tersembunyi.
Madeleine Charbonneau menyesap anggur perlahan, matanya berkeliling ruangan.
“Kastil ini selalu menakjubkan,” katanya lembut. “Setiap ukiran tampak dirawat seolah waktu sendiri takut merusaknya.”
Bab Populer