Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Friendship Story

My Friendship Story

° ° ° Zella's "Gue bahagia punya sahabat kayak kalian." Nayfira dan yang lainnya mengerutkan dahinya. Ketika mereka sedang asyik bermain ludo di handphone milik Calista seketika harus berhenti karena perkataanku. Saat itu kami sedang berada di markas "Ladies Brave", nama persahabatan kita hehe. "Jangan suka lebay gitu ahh!"ujar Calista lalu melanjutkan bermain game yang sedang digandrungi itu.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as enemy's enemy is my friend
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Ketika melihat ekspresi penuh terima kasih Mark, Samuel mengangguk dengan ramah. Siapa pun yang tidak mengerti hubungan antara Paviliun Kompas dan Paviliun Tak Tergoyahkan akan mengira bahwa mereka berdua adalah saudara angkat. Melihat wajah mereka, senyum dingin Rudy semakin dalam. Dia mendengus ketika berkata, “Seperti yang aku pikirkan. Kalian berdua hanya memiliki satu pikiran saat ini. Kalian berpikir bahwa musuh dari musuhmu adalah temanmu, tetapi kalian berdua hanyalah binatang bagiku, dua ekor anjing yang hanya bisa menggigit orang.”
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 187.7K Times as enemy's enemy is my friend
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
Tetangga, Kamu Baru Saja Pilih Musuh yang Salah

Tetangga, Kamu Baru Saja Pilih Musuh yang Salah

Mereka kabur dari gedung ini seolah tempat itu telah berubah jadi racun mematikan. Sejak hari itu, nggak ada seorang pun lagi yang berani pandang ke arah penthouse dengan sembarangan. Di mata mereka, aku bukan lagi wanita lajang yang mudah ditindas. Aku adalah Ratu Dunia Mafia yang genggam hidup dan mati mereka di telapak tangan. Ketakutan yang mutlak akan lahirkan kepatuhan yang mutlak. "Kerja yang bagus, Stefen."
2.3K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as enemy's enemy is my friend
Read
+Library
Enemate, Enemy To Soulmate

Enemate, Enemy To Soulmate

"Dan surat ini, sangatlah serius!" Amelie menggeram marah. "Akan aku hancurkan Prudence dengan tanganku sendiri!" Manajer Ammie hanya menggelengkan kepalanya. "Jangan nekad Ammie!" "Ohya, mereka kan sudah mengajak perang padaku dan akan aku hancurkan hanya Prudence!" "Ammie, jika kamu ... misalnya bisa menghancurkan Prudence, bukankah Xander akan semakin membenci dirimu?" tanya manajernya.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as enemy's enemy is my friend
Read
+Library
Tersesat Dalam Pelukan Musuh

Tersesat Dalam Pelukan Musuh

"Yang aku peduliin kamu nggak pernah cinta dia dan kamu hanya mencintaiku." Diajeng menoleh pada sahabatnya, Erika, untuk membantunya meyakinkan Alex. Tapi, yang ada sahabatnya tersebut justru tersenyum dan mengangguk, seolah tengah berpihak pada Alex meskipun itu tidak masuk akal. "Erika?" "Yang di katakan Alex, bener kok. Aku yakin kamu nggak akan bisa dapetin pria yang kebih baik dari Alex," kata Erika tegas.
996 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as enemy's enemy is my friend
Read
+Library
Mencintai Musuh Ayahku

Mencintai Musuh Ayahku

Kartu itu tidak memiliki nama pengirim, hanya sebuah kalimat pendek yang ditulis dengan mesin tik tua: 'Selamat atas kehidupan baru yang sedang tumbuh. Tapi ingatlah, naga tidak pernah benar-benar membakar seluruh musuhnya. Ada benih yang tumbuh di dalam abu.' Wajah Karin seketika menjadi pucat. Ia menjatuhkan kartu itu ke lantai. Pesan itu bukan sekadar ucapan selamat; itu adalah ancaman halus yang menunjukkan bahwa musuh mereka masih mengawasi, bahkan sampai ke dalam ruang paling pribadi di rumah mereka.
871 viewsCompletedAdded to Library 24 Times as enemy's enemy is my friend
Read
+Library
Terpikat Hasrat CEO Dingin

Terpikat Hasrat CEO Dingin

Aku berdiri dan merapikan meja. Ponselku bergetar. Satu pesan masuk: Dari: Nomor tak dikenal. [Kau sudah memulai, ya? Hati-hati. Kali ini, kau bukan satu-satunya yang mengincarnya.] Aku menatap pesan itu beberapa detik. Tidak kubalas. Tapi senyumku terangkat sedikit. Berarti aku tidak sendiri. Dan dalam permainan seperti ini—kadang musuh dari musuhmu bisa menjadi sekutu terbaikmu.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as enemy's enemy is my friend
Read
+Library
Menikah dengan Musuh

Menikah dengan Musuh

"Tidak apa-apa Pa, Ma. Hanya saja jangan paksa aku untuk menikah dengan dia. Aku tidak mau. Aku bisa memilih pasangan yang baik untuk aku." "Tapi, apakah kamu tidak mendengar ucapan Ricky terakhir kali? Dia berkata dia sangat mencintai kamu? apa kamu yakin dia masih ingin mengerjai kamu? Kalau Papa pikir, mungkin dia tulus." "Masih kemungkinan Pa. Belum pasti. Lagipula aku sudah mengatakan aku tidak akan menikah dengan musuhku sendiri. Aku sudah mengikrarkan diri bahwa Ricky Zayyandra adalah musuh abadi bagi Noya Reyana."
2.2K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as enemy's enemy is my friend
Read
+Library
Friend With Benefit

Friend With Benefit

sentuhan lembut di lengannya tak membuatnya bergeming, “Maaf, aku selalu merepotkanmu dan mungkin aku tidak akan bisa menjadi….” “Kau tahu, kan? Kita ini friend with benefit, tapi aku benar-benar ingin menjadi temanmu yang sesungguhnya,” sela Gyan sebelum Mecca menyelesaikan kalimatnya. Kalimat yang diucapkan oleh Gyan pun menyadarkan Mecca bahwa jika tidak mengenal Gyan, ia mungkin tak akan mendapat pekerjaan tambahan yang sangat mudah untuk dilakukan.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as enemy's enemy is my friend
Read
+Library
Darling Enemy

Darling Enemy

Kala itu usia mereka masih delapan tahun. Pada malam harinya, ia menceritakan semuanya pada ayahnya. Ia mengatakan kalau ia sekarang sudah berbaikan bahkan bersahabat dengan Pandan. Ternyata Pandan itu walaupun tidak bisa diam tetapi hatinya baik dan orangnya juga asik. Mereka bermusuhan tapi Pandan tetap saja mau mengajarinya. Pandan itu musuh yang baik katanya. Kala itu ayahnya tertawa bahagia. Ayahnya mengatakan pada dasarnya semua orang itu baik. Hanya saja, terkadang sifat iri, dengki dan cemburulah yang membuat perasaan baik seseorang menjadi berubah menjadi benci. Ayahnya bahkan mengatakan bahwa ia itu sebenarnya tidak membenci Pandan, tetapi mungkin hanya sedikit merasa cemburu saja
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 480 Times as enemy's enemy is my friend
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status