Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Manis Masa Sekolah

Cinta Manis Masa Sekolah

Ajak Zendra ("May, ayo kita ngopi") "Hoream ah, ti heula we" Jawab Umay ("Malas ah, duluan aja") "Si Shinta ulang tahun ayeuna, ek di rayakeun jeng babaturana, hayu urang hayang ngajak maneh" ("Si Shinta ulang tahun sekarang, mau ngajak teman - temannya, ayo aku ingin ajak kamu") Tanpa memikirkan perasaanku, Zendra mudah sekali mengatakan itu di depanku.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Pernikahan yang Membingungkan

Pernikahan yang Membingungkan

“Ayo! Aku yang teraktir.” “Let’s go!” Chava menyetujui ucapan Joya tanpa memikirkan apapun lagi, bahkan suaminya sendiri pun, tidak dia pikirkan. *** Bersambung ...
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Benar saja, saat orang tersebut keluar dari WC, Ocin tahu persis dia Joe. "Eh, Joe. Maaf, bukan bermaksud membicarakanmu di belakangmu. Pokoknya untuk urusan yang tadi aku berterima kasih banget padamu Joe," kata Ocin dengan nada gugup. Joe melangkah mendekati Ocin lantas menepuk bahunya seraya berkata, "Tak usah dipikirkan. Kalo kau memang tidak ingin terus-terusan diganggu oleh mereka, jadilah lebih kuat lagi. Oh ya satu lagi, tidak akan ada yang membantumu selama kau sendiri tidak mau membantu dirimu sendiri terlebih dahulu."
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

Burung elang Jawa itu kembali bicara, Dirga mengusap kepala burung tersebut lalu dilepaskan ikatan pada kaki hewan tersebut. "Terimakasih, aku tak akan lupa," burung itu terbang rendah di hadapan Dirga lalu terbang lebih tinggi ke arah sarang yang ada di atas pohon. Dirga terdiam, dia memikirkan kekuatan ajaib yang baru dia gunakan tanpa sengaja itu. "Aneh," ucap Dirga tersenyum sambil memandang kedua telapak tangannya.
161 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Mustika Naga Bumi

Mustika Naga Bumi

kata Aji. Raja Wanajaya tersenyum hangat memandang lelaki tampan yang sudah menyelamatkan nyawanya tersebut. "Sebelumnya aku mau mengucapkan terima kasih karena kau telah menyelamatkan nyawaku, Aji. Andai kau tidak sigap tadi, mungkin aku sudah tewas saat ini," balas Raja Wanajaya. Aji mengangguk seraya menyunggingkan senyumnya. "Paduka tidak perlu berterima kasih kepada hamba. Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk saling tolong menolong di dalam kebaikan."
8.3370.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.0K kali sebagai enjoy aja
Tampilkan Ulasan (114)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Ku Ingin Bahagia

Ku Ingin Bahagia

“Ya ampun, Dek. Gara-gara Mas kamu harus jualan gini. Maafin Mas yang belum bisa kasih lebih ya Dek.” “Gak usah minta maaf, Mas. Kita berjuang sama-sama. Ya udah ayo sholat dulu. Nanti aku mau lanjut lagi. Tadi masih selesai motong-motong ayam.” “Ya udah ayo.”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

000 sama Emak di pisahkan dan di simpan ya Neng) "Muhun Mak." (Iya Mak) Alhamdulillah bahagianya hatiku hari ini, akhirnya hari ini adik-adik dan keluargaku bisa makan dengan ayam goreng dan nasi, mini yang layak. Aku lihat wajah adik-adikku satu-persatu, mereka sangat senang sekali siang ini. Aku lihat abah dan emak mata mereka berkaca-kaca, pasti mereka sedih dan terharu. Tapi mereka tidak dapat berbuat banyak untuk melarangku menjadi seorang penari jaipongan.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai enjoy aja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status