Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MARCO-POLO

MARCO-POLO

Tim Polo beranggotakan si rambut merah muda dengan skin head di sisi kiri dan kanan yang dipanggil Pinky, si rambut pirang panjang bergelombang bernama Rea, si rambut hitam dengan potongan mohawk bernama Zeni, dan terakhir, wanita berkulit hitam dengan potongan rambut bob bernama Amber. Para wanita yang terlihat tangguh itu berkeliling mencari sumber listrik untuk mengisi ulang baterai strum untuk menghidupkan kapal. Polo mengincar sebuah yacht dengan kapasitas hingga 20 orang. Ia berharap kapal itu bisa dihidupkan dan membawa seluruh timnya pergi meninggalkan California menuju Utara. "Hei!" panggil Zeni seraya berlari menuju ke sebuah benda yang ia temukan.
1015.0K viewsOngoingAdded to Library 526 Times as expanse
Read
+Library
ESCAPE

ESCAPE

ujar Ranti yang kemudian menyeruput teh hangat pemberian Bian. Namun bukannya bergegas dari sana, Bian mencoba untuk membantu Ranti yang mau repot-repot memberesi rumah Pak Akbar. Karena sebelumnya Pak Akbar tinggal sendirian, tentu saja keadaan rumah sangat berantakan karena Pak Akbar tak memiliki waktu untuk membereskannya. Beberapa kali Ranti meringis kesakitan dan terlihat terus saja memegangi perutnya, membuat Bian berpikir jika mungkin saja Ranti sedang masuk periode datang bulan.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as expanse
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Salah satu jet itu dipimpin langsung oleh Liu Xue Lan. "Unit Phoenix, ini Komandan Xue Lan. Kita akan melakukan uji coba sistem Void-Thrust saat melewati eksosfer. Ingat, gravitasi di luar sana tidak akan menahan kesalahan kalian," suara Xue Lan terdengar di telinga para pilot elit. Di dalam kokpitnya yang futuristik, Xue Lan melihat dunia berubah dari biru menjadi hitam pekat. Ini adalah pertama kalinya manusia membawa persenjataan Void ke luar angkasa.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as expanse
Read
+Library
Exit

Exit

Aku melempar pandangan ke buku milik Laura sebelum rasa pusing membuatku pingsan di tempat dalam hitungan detik. “Kamu baca buku apa, Ra?” tanyaku ingin tahu sekaligus mengalihkan pikiran dari kesalahan memilih buku, tulisan bahasa asing itu masih sedikit mempengaruhi pusing kepalaku. “Ini, Kak. Buku novel karya Anna Godbersen. The Luxe, kisah orang-orang bangsawan New York pada era 1899, Kak,” jawab Laura menggeserkan buku novel tebal itu padaku agar aku dapat melihat isinya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as expanse
Read
+Library
Liara

Liara

Jika Hagan menyusul, maka bisa jadi Liara akan pulang dalam keadaan tidak baik. Pria itu meremas benda pipih di tangan. Giginya bergemelatuk, tubuh rasanya bergetar karena amarah. Berteriak marah, Hagan meninju spion mobil hingga benda itu patah dan tergeletak di tanah. Mau tak mau, Hagan harus mengikuti maunya Redrick. Pria itu pun pulang bersama dengan tiga pengawal yang sama sekali tidak berguna.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 769 Times as expanse
Read
+Library
Andromeda

Andromeda

Sementara tangan kanannya menahan tubuhku agar terus duduk di kursi. Komputer menyala dan Bima langsung membuka satu aplikasi game yang cukup terkenal. Selesai login dia duduk di sebelahku. "Ajak dong temen lo yang jago main," katanya menyalakan komputer yang satu lagi. Di basecamp ada sembilan unik komputer yang mendukung untuk memainkan game berat. "Yang mana?" "Ocean, yang jadi top global itu," katanya penuh harap padaku.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as expanse
Read
+Library
Dynasia

Dynasia

Bodoh! “Kok bisa sih gue teledor banget kayak gini. Bukan di cek dulu lagi!” rutuk Nafisah. Ya, mana saldo Ovo gue hanya 20 ribu lagi, ihh mana jauh kan ke rumah. Bodoh kok dipelihara sih Naf!
4.1K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as expanse
Read
+Library
Hello, My EX

Hello, My EX

naon atuh? Arsan tersenyum tengil. Rea nyaris menimpuknya dengan botol akua yang sudah kosong. Di detik berikutnya, muncul paduan suara dadakan dari seluruh anggota infokom. "CIEEEEEE." To be continued...
108.5K viewsOngoingAdded to Library 262 Times as expanse
Read
+Library
Safe Haven

Safe Haven

Tapi mereka masih tetap berkabar melalui W******p dan bisa dibilang komunikasi mereka saat ini jauh lebih intens dibanding sebelumnya. Valen yang sedang duduk di kursi meja riasnya melirik ke arah jam dinding yang kini menunjukkan pukul tujuh malam, beberapa jam lagi menuju tahun baru. Ya, hari ini hari terakhir dari tahun 2023. Tahun yang penuh kejutan bagi Valen.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as expanse
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status