Godaan Memikat Abang Ipar
Tapi, ini beneran wangi, hidung Nara tergoda untuk mengendus baunya yang semerbak.
Tanpa dia sadari, teman kerjanya yang memberi bunga tadi, menyambut kedatangan seorang yang mungkin hendak membeli bunga di toko. “Selamat datang di toko kami, Mas.”
Orang yang dipanggil Mas mengangguk seraya memamerkan senyum penuh pesona dan berjalan mendekati meja kasir yang diduduki oleh Nara.
“Hem... Hem... Lagi senang banget kayaknya. Baru dapat kiriman bunga dari calon imam masa depannya ya?” Orang itu tidak lain dan tidak bukan adalah Kaisar.