Tergoda Pesona Ibu Mertua
Bintang-bintang bersinar terang di atas Alpen.
Raka menuangkan champagne ke dalam gelas. “Untuk cinta abadi kita,” katanya.
Siska tertawa, bersandar di dada Raka. “Terima kasih, Sayang. Aku bahagia sekali.”
Mereka pindah ke dalam, di depan perapian yang menyala. Raka memijat kaki Siska yang dingin, tangannya yang terampil membuat Siska mendesah relaks.
“Aku nggak pernah tahu kalau pijatan bisa sesensual ini, Ka,” goda Siska.