Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kalyla Bailusy
sangat respeck dengan alur ceritanya, terlepA dari soal cerita pwrcintaan banyak hal positifvyang dapat dijadikan pelajaran pada prunsionya sangat care dengan ini, moga kelanjutnya segera myngkin terima kasih.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Terlihat parkiran penuh, mata Victoria terheran melihat tempat yang didepannya saat turun dari mobil. "Silahkan kartu VIP ini, anda masuk ke dalam sendiri, biarkan saya di sini, bos sudah menunggu," ucapnya lalu pergi. Seorang Victoria begitu takjub dengan apa yang ada di depan matanya, satu langkah kakinya semakin memberikan jantungnya hampir berdebar kencang. "Tempat ini Perth Arena, yang terkenal di bagian barat Australia, dan di dalamnya ada lapangan basket bahkan multifungsi, dan suka disiarkan itu, apa ini mimpi?"
108.7K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as feren
Read
+Library
Ifat

Ifat

, Riska? ********
105.0K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as feren
Show Reviews (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Hanya saja, ada beberapa adik yang tidak menyukai perlakuan tersebut hanya karena wanita itu berasal dari dunia bawah alias siluman. Kembali ke pertarungan, Bara Sena berdiri di dekat tebing yang terbakar api menatap kearah seberang sana dimana Gandi juga berdiri di dekat tebing dan juga tengah menatap kearahnya. Jarak kedua daratan yang baru saja terbelah itu tidak kurang dari seratus tombak. Cukup lebar retakan yang membelah pulau tersebut akibat ledakan kekuatan yang terjadi beberapa saat yang lalu.
8.961.9K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as feren
Read
+Library
DERSIK

DERSIK

kata seseorang dengan kekehan di akhir kalimat. Fia menatap ke pemilik suara tadi dan tatapan tak suka tertuju ke orang tadi. “Ngapain lu di sini?” kata Fia dengan malas. “Ini jalan umum gak ada tulisan cuma orang ngenes yang boleh lewat sini” kata Arif dengan wajah mengejek. “Ck” decak Fia dengan malas dan berniat untuk pergi tapi langkahnya terhenti karena tangannya yang di tarik oleh Arif.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as feren
Read
+Library
Firdaus

Firdaus

"Jadi aku boleh pulang, kan? Kakaku mau berangkat kerja sore ini." "Yaudah aku anterin." "Gausah." "Idih, kayak cewek aja sok jual mahal. Udah, ayok pulang." ☁ "Di sebelah kiri kak. Catnya warna kuning." Mobil Karimun itu pun berbelok ke halamannya yang tanpa pagar. "Makasih kak. Hati - hati ya pulangnya." "Gak boleh lihat ibu kamu dulu?"
102.7K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as feren
Read
+Library
Venturas
Read
+Library
Fantarna

Fantarna

Terdapat danau besar didekat istana. Dan didepan desa ungu, ada sungai yang panjang sampai mencapai jembatan untuk ke gerbang istana. Dan lalu ia melihat wilayah yang kusam dan pucat itu. Seperti banyak sesuatu yang buruk disana. Ia maju dua langkah untuk melihat lebih jelas, menumpu kakinya, lalu jarinya menunjuk ke daerah kusam itu. Danil melirik ke arah yang ditunjuk. “Itu daerah luar perbatasan negeri ungu. Kau tidak boleh ke sana. Banyak sekali Waemon disana,” Falfayria menegaskan.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as feren
Read
+Library
Liara

Liara

Berenang. Lima kali bolak-balik berenang, pria itu naik dengan mata merah dan bibir biru. Namun, dinginnya air tak mampu menjernihkan apa pun dalam kepala. Masih saja kusut, pelik. Masih duduk di pinggir kolam, Hagan melihat Liara datang. Perempuan itu melempar tatapan kesal padanya. "Pergilah. Di sini dingin." Hagan yang duduk membalik tubuh Liara dan mendorongnya agar pergi masuk.
9.534.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as feren
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status