Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
2'20

2'20

Mereka sama-sama penulis yang mengikuti perlombaan ini, Nira terkenal dengan tulisan-tulisan fiksi remaja, sedangkan peserta yang lain seperti Wonu, Cuna, dan Hanbin lebih terfokus pada kisah-kisah mitos-sejarah, misteri, horror, dan thriller. Mereka baru-baru saja kenal dan tak begitu dekat, Jane juga tak pernah yakin dia bisa dekat dengan semua orang yang akan dia temui nanti. Mengingat bahwa dia memang tak begitu pandai dalam berinteraksi dan wajahnya yang tergolong ke dalam sekumpulan wajah jahat jika tak tersenyum. Walaupun Jane tahu akan hal itu, dia tetap saja tak bisa tersenyum hanya demi bisa mendapatkan teman. “Apa yang akan kau lakukan setelah perlo
1012.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 364 Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
Yuk, Nikah!

Yuk, Nikah!

Aku bangkit dari posisi rebahan dan memasang muka panik. “E-eh?! Apa, sih teriak-teriak?!” Pusing rasanya habis rebahan langsung bangkit berdiri. Aku sempoyongan. Ah, iya. Tekanan darah rendah. Gadis remaja itu menutup muka dengan kedua telapak tangannya rapat-rapat, ia mematung diam. “Ih, pake buka-buka kancing baju segala! Nggak malu, apa, Bang?!” sentaknya, masih dengan wajah yang ditutup rapat.
1013.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 368 Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
Menyelamatkanmu (Sebelum Kelahiran)

Menyelamatkanmu (Sebelum Kelahiran)

Dengan hati yang gembira wanita itu tak memperdulikanlagi dengan hukuman apa yang akan menimpanya, ini pertama kalinya ia dipuji dalam kemampuannya bermain seks oleh remaja yang kini berusia 15 tahun. Sebagai imbalan atas kejujurannya, wanita itu segera membalas ciuman Sira dengan cukup panas bahkan jari-jarinya mencari keberadaan penis yang sejak tadi bersembunyi di celana longgarnya dan bahkan Mrs. Bianca terus menggiring remaja itu untuk segera memasukkannya tepat ke lubang vagina yang sejak tadi telah mengeluarkan banyak cairan kental. 'Kena kau Jalang! ' Sira berusaha menghentikan kenakalannya,dengan sikap yang arogan ia berkata kepada lawan mainnya.
4.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
Rahasia Gadis Biasa

Rahasia Gadis Biasa

Bisik Era tidak sabar, "Tidak mungkin itu hanya imajinasi!" "Aiko benar." Luna menyela diantara mereka, sehingga keduanya menoleh, "Jika kita tidak bisa menemukannya di rekaman berita, berarti kemarin kita hanya berhalusinasi saja." Setidaknya, itu logika yang paling dapat diterima. Imajinasi. Berhalusinasi. Apalagi mereka baru saja tiba dari study tour yang melelahkah. "Tapi ... bagaimana mungkin?" Era merasa kecewa, padahal dia sudah siap berbangga diri bisa sekelas dengan seorang Putri Kerajaan.
1017.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 370 Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
Pembalasan Ibu Tiri

Pembalasan Ibu Tiri

Dia harus belajar bagaimana cara meghindari orang-orang suruhan dari keluarga pelaku dan mencipkan alibi yang sempurna. "Tina. Hanya dia yang bisa membantuku untuk membalaskan perbuatan remaja yang bejat," gumam Rima, yang sedang mengompres kakinya. Rasa perih di kakinya tidak seberapa, dibandingkan dengan masa depan yang dirusak oleh para lelakia remaja yang sudah kecanduan s*x. Meski remaja-remaja itu tidak lahir dari rahimnya, akan tetapi Rima merasakan perih yang tidak terkira dan berharap apa yang dilakukannya setimpal dengan apa yaqng mereka perbuat.
105.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 208 Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
Suamiku Lupa Privasi Story WhatsApp

Suamiku Lupa Privasi Story WhatsApp

Dibandingkan support. Tak heran, banyak kasus kenakalan remaja yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Mulai dari komunitas anak punk, pergaulan bebas, sampai narkotika. "Mah, nanti ka Fauzi bakal nyamar jadi ustaz. Mamah ikutin ajah rencana kami," ucap Zahwa di ruang tamu.
10131.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.5K Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Entah mau kemana pria ini membawa kami. "Halo, Bi Nay." Astaga. Baik aku dan Angga, kami mundur satu langkah. Jantungku berdetak kencang. Rasanya, ini seperti mimpi di siang bolong. Di depan sana, ada dua orang remaja. Mereka adalah Pia dan Zifa! *** Genre cerita ini ada sedikit fantasi, horor, juga misteri. Jangan lupa like dan komen, yaa.
1017.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 657 Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

“Tumben banget, perasaan kemarin kamu yang kenceng banget memaki-maki. Tapi, maaf deh. Bener sih yang kamu bilang.” - Malam ini Renata kembali mengalami perjalanan astral. Meski penasaran dengan Desty, tetapi kali ini dia lebih memilih berkunjung ke kamar Siska. Sebuah buku di atas meja yang terbuka menarik perhatiannya. Tulisan Siska yang ramping dan rapi itu memenuhi halamannya. --- Jurnal Februari Ke-2 Kata orang, urusan perasaan tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Tapi menurutku ini salah. Meskipun aku dan Haris bisa bersama. Aku melakukannya dengan cara yang salah.
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
Alexia & Pangeran Naga Hitam

Alexia & Pangeran Naga Hitam

Bukannya malah semakin mengacau dan tidak jelas begini. Tak dapat dipungkiri kalau sejujurnya ia menikmati masa pertumbuhan ini, masa di mana gejolak remaja masih menguar dalam diri, karena walaupun ia yang seharusnya sudah berusia dua puluhan, kembali ke tubuh reinkarnasinya saat remaja, hormonnya mengikuti usia tersebut. Ia tentu juga punya rasa tertarik pada lawan jenis, tak lepas pula dari sosok Chris yang tumbuh semakin matang menuju kedewasaannya. Tubuhnya tinggi, bugar, dan sehat, kadang kala tampak sangat maskulin Ketika memunculkan bulir keringat di permukaan kulitnya yang seputih salju. Godaan-godaan yang seringkali Alex dapat saat berusaha menjadi mata-mata tak bisa dihalau begitu
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 118 Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
Gadis Terakhir

Gadis Terakhir

Di tangannya ada kertas kecil yang sudah lecek. “Apa itu, Nak?” tanya Sifabella saat mereka berjalan ke mobil. Aga menyerahkan kertas itu. Di dalamnya ada gambar dinosaurus dan pelangi dan dua stick figure kecil yang saling pegangan tangan. Tertulis di bawahnya: “Aga + Mira = Sahabat selamanya (sampai tua dan punya gigi palsu)” Sifabella tidak bisa menahan tawa. “Siapa yang ngajarin kamu soal gigi palsu?”
1042.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang fiksi remaja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status