The Bad Life
“Kenapa Nana ga langung telpon ke kamu aja?”
“Gapunya paketan aku hehehhee,” ujarnya sambil tertawa kecil.
“Eh, ayo. Sepuluh menit lagi filmnya mulai,” kata Lana ketika melihat jam di tangannya.
Aku dan Mei langsung menukarkan tiket dan tidak memilih hadiah karena waktu penayangan film itu sebentar lagi. Ketika berjalan menuju bioskop Fian menjelaskan mengapa Nana menghubunginya. Pertama, Nana meminta Lana dan Fian untuk bermain basket di classmeeting. Kedua, Nana meminta saran kepada Fian siapa saja yang sebaiknya bermain basket dan futsal untuk classmeeting. Ketiga, Fian diminta tolong untuk merayuku mengikuti lomba cerdas cermat bersama dengan Mei dan beberapa teman lainnya.
Hot Chapters