Si Burik Jadi Cantik Saat Reuni
Pipi tirusnya, juga rambut ikal awut-awutan yang diikat menggunakan karet gelang.
Araska menganalisa seorang diri. Kembali ia membayangkan saat tadi mereka bertemu di selasar. Wajah itu sangat mirip, meski telah banyak bermetamorfosis menjadi lebih baik.
Araska baru menyadari bahwa bibir yang dulu terlihat tebal, sekarang nampak lebih seksi. Terlihat dari bagaimana gadis itu mengulum bibirnya, dan tersenyum saat ada teman menyapa. Araska baru menyadari bahwa senyum itu terlalu indah. Rambut ikal itu sekarang tampak lebih terawat, Araska yakin rambutnya sangat lembut meski ia tak pernah membelainya. Ah, Araska membenci pikirannya.