Rayuan Maut Para Tetanggaku
kata Sabrina sambil tersenyum tulus.
“Aku juga suka sama kamu, Sab. Kamu orangnya ceria, apa adanya, dan kamu selalu bikin aku ketawa,” balasku.
Aku menyadari, Sabrina berbeda dengan wanita yang aku kenal sebelumnya. Mbak Renata memang anggun dan dewasa, tetapi terbungkus dalam lapisan formalitas dan masalah serius. Nadira penuh gairah dan kasih sayang, tetapi hidupnya diselimuti tragedi dan keputusasaan.