Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
No, it's You!

No, it's You!

Matanya sebentar tertuju ke bagian dada atas Sabrina yang sedikit terekspos, pikiran laki-lakinya berpacu liar namun cepat-cepat dia tepis. “Nice dress” dia berbisik ke arah Sabrina, memastikan tidak ada staf di sekitarnya mendengar. Dia yakin betul Sabrina sadar ketika dia melirik ke arah dadanya walaupun hanya sebentar. Dia membiarkan. Membiarkan Samudra menikmati pemandangan di depannya. Sabrina memberikan senyum menggoda. Is she really Sabrina? Sabrina yang biasanya selalu sopan dan berjarak, sekarang seperti menjadi sosok yang lain. Dengan gaun merah sexy dan senyum menggodanya.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai film sabrina qiu
Baca
+Pustaka
Kaya Setelah Diusir Mertua

Kaya Setelah Diusir Mertua

POV AUTHOR "Sabrina, kamu harus datang sekarang juga ke sini. Ada yang ingin aku perlihatkan padamu!" Sabrina mendengar permintaan dokter Ken dari ponselnya. Beberapa detik kemudian wanita yang membiarkan rambut panjangnya tergerai indah itu bergegas meraih tas dan melajukan mobilnya menuju Mount Elizabet Hospital. Tak berselang lama, Sabrina tiba di rumah sakit ternama di Singapore itu dan langsung melangkah menuju ruangan dokter Ken, yang juga sekaligus sahabatnya.
9.8737.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.4K kali sebagai film sabrina qiu
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
hajar jameela
sudah baca hampir tamat, tapi oleh masalah bab terkunci tak boleh dibuka. saya ingat ada masalah pada good novel. jadi restart baru hingga novel ini terulang seperti sebelum baca. saya tidak ingat bab terakhir saya baca jadi saya tak dapat pilih no bab nya. kalau ada tajuk maby senang saya cari.
iyet sari
setiap bab nya terlalu sedikit paragraf nya, jdi gak puas, sedangkan bab yg terkunci sunggu banyak, misal: baru aja buka kunci bab 10, scroll dikit udh langsung nyampe bab 11 dan harus buka kunci lagi, saran saya meskipun banyak part yg dikunci, setidaknya setiap bab beri paragraf yg lebih banyak
Baca Semua Ulasan
SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

"Tuan, kenapa kita ke sini lagi?" Sabrina bertanya dengan suara pelan, hampir ragu. Mereka berdiri di depan fasad bioskop yang sama dengan malam traumatis itu. Cahaya neon warna-warni menyinari wajahnya yang masih menyisakan sedikit jejak pucat di bawah sapuan riasan tipis. Kael menatapnya sekilas, ekspresinya tetap datar dan sulit dibaca seperti biasa.
1036.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 985 kali sebagai film sabrina qiu
Baca
+Pustaka
Sabitah

Sabitah

Reandra mencoba tersenyum tipis. “Aku harap kau bisa memahami keadaanku. Karena sikapku yang seperti ini semata-mata agar aku segera bisa mengeluarkan adikku dari tempat entah di mana itu,” ucap Juna. “Adik?” “Ya. Adik yang sangat aku sayangi, Sabitah Nayanika....” ***
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai film sabrina qiu
Baca
+Pustaka
Rahim Dua Ratus Juta

Rahim Dua Ratus Juta

Sekarang meski Sabrina mengenakan hijab dan gamis, tapi wajahnya lebih merona dan lebih segar. "Terima kasih, Nyonya," ucap Sabrina tersenyum tipis. Sebetulnya Sabrina merasa risih dengan riasan di wajah padahal tidak tebal, tidak menor. "Ya sama-sama. Sekarang kita pulang, aku mau masak buat suamiku."
1020.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai film sabrina qiu
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

“Kamu jangan ke mana-mana. Nanti pulangnya aku anterin.” “Iya.” Aku duduk, menghirup oksigen sebanyak mungkin setelah percakapan yang emosional tadi. Tak berselang lama, Tante Marina datang membawa sepiring kue. “Tante sampai lupa kalau lagi bikin kue, Rain.” Ia menyajikan kue––yang kutahu namanya surabi itu di atas meja. “Ini surabi, Tan?” tanyaku memastikan.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai film sabrina qiu
Baca
+Pustaka
Terjebak Dendam dan Gairah

Terjebak Dendam dan Gairah

Wajahnya tetap datar, tapi tatapan matanya dalam, menusuk, seakan sedang membaca setiap gerak-gerik Sabrina. “Aku nggak pernah peduli soal semua orang di luar sana, Kana. Perusahaan, media, investor… semua itu cuma dunia yang berisik.” Sabrina mendekat, jarak mereka kini nyaris tanpa ruang. “Yang aku peduli cuma kamu. Pria yang dulu jatuh cinta sama aku sebelum semua ini… sebelum Riri.” Nama itu membuat rahang Kana sedikit mengeras, namun ia tetap diam. Sabrina sadar, diamnya Kana adalah bentuk kendali. Ia ingin merobohkan kendali itu.
1033.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 801 kali sebagai film sabrina qiu
Baca
+Pustaka
Dendam Manis Suami Sempurna

Dendam Manis Suami Sempurna

Dia tetap harus menunjukkan pada Bastian kalau dia bukanlah wanita yang bisa diperlakukan seenaknya. "Aku tidak tahu apa yang kamu ketahui tentang diriku. Kalau aku tidak bisa mendapatkan kamu, maka tidak ada seorang pun yang bisa mendapatkan kamu, Tian. Termasuk wanita itu!" Sabrina berusaha mengancam. Sebenarnya dia hanya sedang menyembunyikan ketakutan yang mendadak merajai hatinya. Bastian tertawa kecil.
1.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai film sabrina qiu
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

kata Sabrina sambil tersenyum tulus. “Aku juga suka sama kamu, Sab. Kamu orangnya ceria, apa adanya, dan kamu selalu bikin aku ketawa,” balasku. Aku menyadari, Sabrina berbeda dengan wanita yang aku kenal sebelumnya. Mbak Renata memang anggun dan dewasa, tetapi terbungkus dalam lapisan formalitas dan masalah serius. Nadira penuh gairah dan kasih sayang, tetapi hidupnya diselimuti tragedi dan keputusasaan.
1081.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai film sabrina qiu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status