Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ojol Menantu CEO

Ojol Menantu CEO

Sabrina sangat kesal ketika tadi akan mengerjai Bayu tapi tidak jadi. Namun dalam otaknya, ada berbagai rencana. Pokoknya, dia akan meraih Bayu. “Tidak boleh gagal, Bayu yang dulu sangat dekil, sekarang begitu tampan dan menggairahkan. Sepertinya, saat di ranjang juga demikian. Dia akan sangat perkasa. Ah, sepertinya aku butuh pelampiaasan.” Sabrina memang termasuk yang hyper, hanya mendengar tentang berhubungan badan, atau membayangkan saja dia bisa terangsang. Dia mengambil mainan yang digunakan untuk bermain saat kepingin tapi tidak ada lawan.
9.8152.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.6K Beses bilang sabrina the teenage witch
Read
+Library
SALQUEEN

SALQUEEN

Queen mangut-mangut di tempat. "Gue buat grup lagi deh yaa." Arabella membuka HPnya lalu membuat grup yang bernama 'Red Angel girls' di line. "Foto dulu yok." Sahira memberikan HPnya pada Natan yang berada di sampingnya. "Lah kok gue?" tanya Natan dengan tampang longornya. "Udah cepat aja, jangan kabur loh yaa, awas aja lo ga ikhlas." Queen dan yang lain membentuk formasi dan Natan menjepret mereka berempat.
1010.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 254 Beses bilang sabrina the teenage witch
Read
+Library
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

"Aku cukup pintar untuk menebak apa yang akan kau katakan. Aku menduga bahwa setelah Ruth pulang tadi malam, sumber daya manusia memberi tahu dia bahwa dia dapat kembali bekerja, kan?" "Hmph! Kau benar-benar pintar! Kau benar!" "Yang benar saja, apa kau tidak tahu siapa aku?" Sabrina melebih-lebihkan dengan sombong. "Aku Sabrina Scott! Wanita politeknik yang sempurna! Otakku bekerja di luar imajinasimu!" Yvonne memutar matanya dengan bercanda pada respons dramatis dan berkata, "Ya, ya, dasar sok pintar."
9.32.5M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 101.2K Beses bilang sabrina the teenage witch
Ipakita ang mga Review (480)
Read
+Library
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Basahin ang Lahat ng Review
An Unidentified Witch

An Unidentified Witch

Sraakk Makhluk itu mencakar kedua kaki Karleen bergantian. Dia semakin meringis menahan perih akibat luka cakaran itu. Karleen merasa sangat dipermainkan dengan makhluk buas itu. Dia hanya bisa pasrah dengan apa yang selanjutnya terjadi. Karleen memohon kepada Tuhan jika ini menjadi akhir baginya, maka setidaknya makhluk ini harus binasa dan tidak boleh menyakiti orang lain setelah menghabisinya.
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 130 Beses bilang sabrina the teenage witch
Read
+Library
Dendam Seorang Janda

Dendam Seorang Janda

kata Sabrina. "Iya Tante akan belikan Sabrina, sekarang Sabrina tidur saja ya," kata Tia. Namun, Sabrina tetap tidak mau tidur, hingga Mura terbangun karena Sabrina ngajak ngobrol terus. "Sabrina nggak tidur dari tadi?" tanya Mira. "Nggak mau Mbak dia," jawab Tia. Sabrina memainkan ponsel Mira, dia bermain game, "Sabrina jangan main game ah," kata Mira.
1010.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 322 Beses bilang sabrina the teenage witch
Read
+Library
Sang Ratu

Sang Ratu

Meski dulu Sabrina tak terlalu paham namun sekarang gadis itu sudah paham setelah usianya hampir menginjak remaja. Sabrina tumbuh menjadi gadis yang cerdas, cantik dan anggun yang memiliki tutur kata lembut dan sopan. Saat ini usianya sudah menginjak sepuluh tahun, satu tahun lagi ia akan memasuki sekolah lanjut tinggat pertama.
1018.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 739 Beses bilang sabrina the teenage witch
Read
+Library
Setelah Berpisah, Aku Tak Terkalahkan

Setelah Berpisah, Aku Tak Terkalahkan

Sabrina mengerutkan kening, “Freddy! Dulu kamu berkecimpung di dunia gelap, ‘kan? Sampai sekarang kamu masih berhubungan dengan orang-orang itu?! Dengarkan baik-baik, sebagai Tim Ksatria, aku sudah mengincarmu! Jangan sampai aku menangkap basah kamu melakukan tindakan kriminal, kalau nggak, aku nggak akan melepaskanmu!” “Dirimu? Kamu belum punya kualifikasi untuk nggak melepaskanku!” Freddy melewati Sabrina begitu saja dan masuk ke dalam vila. “Dasar bajingan!” Sabrina marah besar. Tapi, melihat punggung Freddy, bayangannya kembali menyatu dengan sosok Malaikat Kematian yang dirinya kagumi. “Aku pasti salah lihat! Freddy bahkan nggak pantas dibandingkan dengan sehelai rambut Malaikat Kematia
9.464.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang sabrina the teenage witch
Read
+Library
Terjebak Dalam Pesona CEO Tampan

Terjebak Dalam Pesona CEO Tampan

Bab 64 Sabrina mematut diri di depan cermin, menatap pantulan wajah dan badannya yang mengenakan dress sabrina berbahan satin dengan belahan dada rendah yang menampakkan sebagian dari bahunya yang kecil dan mulus. Embusan hawa dingin dari AC yang menerpa badan Sabrina membuatnya berulang kali mengusap bahu dan leher bagian belakang. Rasa risih membuat Sabrina tak nyaman dengan pakaian itu.
103.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 78 Beses bilang sabrina the teenage witch
Read
+Library
Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

Sejurus kemudian sang adik berseru sembari mengangkat tangan, “Kurang ajar!” Namun dengan cepat, Soraya mampu menangkap tangan tersebut sebelum mendarat di pipinya. Ditariknya tangan Sabrina, dan dia mendekat lalu berbisik, “Adikku, apa kamu lupa kalau kamu selalu menjaga citramu sebagai anak baik di depan umum?” Sabrina memang begitu menjaga imejnya di depan umum. Dia selalu menampilkan gambaran Perempuan anggun nan lemah lembut.
1011.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 298 Beses bilang sabrina the teenage witch
Read
+Library
Terjebak Pernikahan Kontrak Tuan Blackwood

Terjebak Pernikahan Kontrak Tuan Blackwood

“Tabitha dihancurkan dengan cara yang berbeda dariku. Mungkin … Victoria tahu aku tidak bisa dihancurkan begitu saja. Dan dia mencoba memakai Alex,” *** “Siapa kau?” desak Alex, ketika jaraknya dengan Sabrina sedikit lebih jauh. Wanita itu mematung di tempat. “Aku Sabrina. Kau tahu itu,” “Siapa kau?” ulang Alex dengan tatapan dingin. “Aku tahu kau tidak sedang mencari pekerjaan dengan menjadi kepala pelayan. Siapa kau?” Sabrina masih diam. Namun kemudian dia mengulaskan senyum. Senyum nakal. Secara pelan dia berjalan mendekati Alex, dengan tubuh yang berlenggang bak model.
1013.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 327 Beses bilang sabrina the teenage witch
Read
+Library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status