Kembalilah Nyonya! Tuan Presdir Sangat Menyesal
Sean menarik tangan Lila saat mereka menaiki tangga, langkahnya santai, tapi bibirnya tak henti-henti mengeluarkan candaan.
"Kamu sadar nggak, setiap naik tangga ini aku selalu merasa kayak syuting film romantis?" ucap Sean sambil menoleh ke Lila dengan senyum menggoda.
Lila mengangkat alis, pura-pura bingung. "Film romantis mana yang aktor utamanya selalu telat pulang, kecuali cerita perselingkuhan dan poligami."
Sean tertawa kecil, lalu merapatkan tubuhnya ke Lila. "Aduh, kalau itu aku tidak berani. Biar Fedi Nuril saja. Dia lebih jago."