Film 'Bubblegum' ini beneran nangkep perasaan remaja yang lagi coba cari jati diri. Ceritanya ngikutin sekelompok anak SMA yang punya dinamika persahabatan sama konflik pribadi, semua dibungkus dalam atmosfer urban yang kental. Aku suka banget gimana film ini nggak cuma soal romansa biasa, tapi juga eksplorasi tekanan sosial dan ekspektasi keluarga. Adegan-adegannya dibikin natural banget, kadang bikin senyum-senyum sendiri karena relatable.
Yang bikin film ini spesial itu chemistry antar pemainnya. Dialog-dialognya nggak dibuat-buat, kayak ngobrol beneran sama temen sendiri. Untuk yang suka coming-of-age stories dengan sentuhan lokal, 'Bubblegum' worth to banget ditonton. Endingnya juga nggak cliché, lebih ke bittersweet yang realistis gitu.