Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

Dan jika terlalu keras, ia akan tampak seperti pemberontak yang ingin menonjolkan diri. Maka, Lura menarik napas, lalu menjawab, suaranya tenang namun tegas. “Tempat ini megah, berkelas, dan sangat mencerminkan kemewahan,” katanya. “Tapi untuk mewakili napas dan jiwa dari karya Azmara, belum sepenuhnya. Benda yang lahir dari filosofi—layak dipajang di tempat yang membuat orang berhenti, diam, dan bertanya: siapa yang menciptakannya, dan untuk siapa ia dicipta.”
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai filosofi laut
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Aku berkelahi dengan diriku sendiri. Dalam keadaan tidak tidur, aku memikirkan bagaimana cara menyelesaikan pertarungan dengan diriku sendiri ... terlebih lagi, dari kaca jendela mobil aku memandangi ikan-ikan itu lagi.” “Kau berfilosofi?” “Boleh, kan?” “Lanjutkan jika itu baik.” “Ikan, seperti ujaranku sebelumnya di awal, sebetulnya bukanlah bermakna berbeda. Otak manusia tak bisa menerima hal negatif. Jadi itu hanyalah makna, bukan arti sebenarnya.”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai filosofi laut
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Menikah!

Tiba-Tiba Menikah!

Buku itu merupakan buku filsafat karya Aristoteles, salah satu dari Trio Filsuf Yunani. Treeng! Suara nyaring tiba-tiba terdengar dari luar ruangan Edgar, seperti ada seseorang yang tak sengaja menendang kaleng kosong. Di samping itu pula, Edgar melihat sekilas bayangan hitam yang lewat melalui jendela ruangannya. 'Seperti ada seseorang di luar? Siapa, ya?' batin Edgar bertanya-tanya. Karena rasa penasarannya, akhirnya Edgar bangkit dari kursi dan berinisiatif untuk mengecek keadaan di luar ruangannya.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai filosofi laut
Baca
+Pustaka
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

Planet Lain HAI Eli, manusia sudah mempertanyakan hal ini selama ribuan tahun. Sejak era Yunani kuno, ahli matematika Metrodorus (400-350 SM) mencoba menjawabnya: Meyakini alam semesta dengan Bumi sebagai “satu-satunya dunia,” sama saja dengan mempercayai adanya “suatu ladang besar yang hanya memiliki setangkai tanaman.” Menurutnya, hal ini tidak mungkin. Sekitar 2.000 tahun kemudian, pada abad ke-16, filsuf Italia Giordano Bruno menyatakan hal serupa. “Matahari dan bumi yang tak terhitung jumlahnya” pasti ada di tempat lain, katanya, dan semua “berputar mengeilingi mataharinya, dengan cara yang persis sama dengan planet-planet di sistem tata surya kita.”
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai filosofi laut
Baca
+Pustaka
Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

"Apa sebenarnya yang Tuan Long cari di sana?" Long Zhu menghela napas pelan. "Aku hanyalah seorang pengembara. Selama hidupku, aku telah menjelajah puluhan negeri, mempelajari berbagai bentuk dan filosofi alkimia dari banyak budaya. Namun hanya satu tempat yang belum pernah kusentuh, tentunya itu adalah wilayah Laut Mati."
9.821.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 759 kali sebagai filosofi laut
Baca
+Pustaka
Tragedi Rumah 30 Juta Rupiah

Tragedi Rumah 30 Juta Rupiah

Wajahnya tampak berkeringat, mungkin kegerahan. "Jangan salah, Ren, justru terkadang orang yang punya ilmu tinggi lebih mudah terdoktrin oleh filosofi gak logis dari sebuah komunitas. Karena rasa penasaran mereka lebih tinggi. Beda sama orang kayak kita, tak acuh sama hal-hal tertentu karena terlalu berat mikirin hidup."
1021.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 571 kali sebagai filosofi laut
Baca
+Pustaka
Side the Away

Side the Away

Laura sendiri tidak mempermasalahkan hal tersebut mengingat kondisinya tidak memungkinkan Gino berbuat macam-macam. "La, kamu mau makan apa?" tanya Gino menyadarkan Laura dari lamunan. "Aku pesan gudeg," jawab Laura jujur. "Coba gudeg punya filosofi." "Kamu mulai melantur, No," ucap Laura lirih.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai filosofi laut
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

Haru memenuhi ruang hatinya. Diletakkannya kembali buku berwarna hijau tersebut dan bergeser ke lemari sebelah kanan. Buah pikiran Kierkegaard, Nietzsche, Sartre, Dostoevsky, Heidegger, Merleau-Ponty, dan tokoh lain dari berbagai aliran filsafat meramaikan jajaran bukunya. Sebuah lengkungan tercipta di bibir Jovita, teringat kesan pertamanya saat bertemu Joseph. Pria itu lebih mirip pemain band dibanding pecinta buku-buku filsafat berat seperti ini.
1062.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai filosofi laut
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Baca Semua Ulasan
Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

jelas Dina membuat Al mengangguk paham. "So, tidak ada alasan bagi umat manusia untuk berputus asa, karena selama kita masih bisa membuka mata untuk menyaksikan pagi yang indah, maka itu artinya masih ada harapan untuk kita," lanjut Dina lagi membuat Al semakin terkagum. "Kamu tuh kayanya ahli bikin filosofi tentang alam semesta ya, semua hal kamu buat filosofinya," celetuk Al membuat Dina terkekeh.
9.965.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai filosofi laut
Baca
+Pustaka
MR. D

MR. D

kata Wahyu menatap lekat wajah sosok petapa. “Dengarkan ini Wahyu anakku semata wayang. Bahwa mengalahkan setan bukan hanya dengan kekuatan bahkan bukan hanya dengan pemikiran atau akal jua bukan hanya dengan kebatinan tanpa disandingkan dengan ketakwaan. Kau akan kalah walau sebesar apa atau selama apa kau berjuang tetap saja kau tak akan pernah menemui kemenangan,” tutur sosok petapa memberi wedar sebuah wejangan penuh akan filsafat dan teori langit.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai filosofi laut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status