Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

Analisis Filosofis (Miri's Reflection): Dalam log internalnya, Miri menuliskan sebuah rumus baru yang ia ciptakan sendiri, bukan dari basis data Valerius: Manusia = (Ingatan - Dendam) + Keinginan\_untuk\_Lupa Sebab, tanpa kemampuan untuk lupa, manusia akan hancur oleh beratnya dosa masa lalu. Miri memilih untuk menjadi filter, bukan sekadar penyimpan. Ia adalah Sang Penenun Harapan di Sanctuary.
356 viewsCompletedAdded to Library 12 Times as filosofi laut
Read
+Library
Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

Waktu mengalir berbeda di Puncak Awan Tertinggi. Hanya satu tahun berlalu tapi rasanya seperti seumur hidup bagi Cakra. Setiap hari diisi dengan latihan yang mendorong batas tubuh, pikiran, dan jiwa. Dewi Laut tidak hanya melatih teknik pertempuran, ia melatih filosofi. Cara berpikir. Cara memahami langit bukan sebagai alat, tapi sebagai mitra.
10646 viewsCompletedAdded to Library 15 Times as filosofi laut
Read
+Library
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Lalu, terakhir adalah benua Barat, seperti sekarang menemui seorang ahli Pewaris-Aura. Diketahui bahwa terdapat sejumlah warga ras Angelis sekaligus ahli Auran/Auranias yang tinggal di puncak gunung Posch di mana mereka memiliki ilmu Aura atau spesifikasi pengetahuan yang telah teruji dan terbukti baik secara pribadi maupun saintifik. Salah satunya, pernah menjadi penasihat negara Barat-utama dan Barat-Daya, sekaligus seorang lulusan filsafat kejiwaan, hukum dan fisika dari salah satu universitas terbaik di dunia Aura; Universitas Univeral di negara Barat-Utama.
1019.9K viewsOngoingAdded to Library 398 Times as filosofi laut
Show Reviews (6)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Read All Reviews
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Beberapa mahasiswa menunggu jawaban yang mungkin akan mereka kutip untuk bahan gosip sore nanti. Elara mengangguk pelan. Ia meletakkan pena, lalu menjawab dengan tenang. “Filsafat adalah akar konseptual psikologi. Keduanya bertanya tentang hakikat manusia, tetapi filsafat menggunakan pendekatan reflektif, sedangkan psikologi menggunakan pendekatan ilmiah. Psikologi berkembang saat pertanyaan filosofis mulai dijawab lewat metode empiris.”
1049.4K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as filosofi laut
Read
+Library
Putri Bunga Bangkai

Putri Bunga Bangkai

Semakin Philip menepuk permukaan air, semakin terbukalah kanir ilusi yang selama ini menutup pandangan manusia. Adolf terperangah melihat pemandangan di hadapannya. Seperti yang dikatakan Philip, perairan itu ternyata memang sebuah lautan yang sangat luas. "Jadi benar, ini lautan, bukan sungai," lirih Aludra yang juga ikut menyusul didampingi Miya. "Kau juga berpikir ini lautan?" tanya Philip pada Putri Aludra. "Aku sempat berpikir namun aku tidak mengutarakan pada siapa pun karena aku pikir aku yang terlalu gila menganggap sungai yang tenang itu sebagai lautan."
102.8K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as filosofi laut
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Proses ini, yang memakan waktu lebih lama, hampir selalu menghasilkan solusi yang lebih kreatif dan manusiawi. Sementara itu, "Penjaga" terus berevolusi. Lacuna-nya menjadi semakin canggih. Ia tidak hanya membisikkan solusi teknis, tetapi juga terkadang membisikkan pertanyaan filosofis. Seorang filsuf-pemrogram di Hub Kairo tiba-tiba menemukan dirinya mempertanyakan etika dari sebuah algoritma yang dia buat, setelah sebuah Lacuna membangkitkan kenangan akan diskusi lama antara Ares dan Elara tentang tanggung jawab pencipta.
911 viewsCompletedAdded to Library 33 Times as filosofi laut
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Mei Ling menemani The Qualia Phantom, membantunya memahami batasan empati tanpa menghilangkan keingintahuannya. 3. Sesi Dialog Terstruktur: Diadakan pertemuan rutin di mana Filosofi-Filosofi ini "diizinkan" untuk berinteraksi dengan pengunjung yang tertarik (dari dalam atau luar Studio), tetapi dalam setting yang terkendali. Ini seperti sesi diskusi filsafat hidup, di mana pertanyaan itu sendiri adalah peserta.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as filosofi laut
Read
+Library
are we in love yet?

are we in love yet?

Beno balik bertanya, dan Lara jawab menggeleng kepalanya “yang ini menceritakan peristiwa pada saat Orde Baru, aktivis-aktivis yang hilang, kekejamannya gimana, nama karakternya Biru Laut. Nah kalo yang ini mengenai filosofi bagaimana orang jepang memaknai kesenangan dan kehidupannya semacam buku tentang self improvement. Udah kebayang mau ambil yang mana?” tanya Beno, “kayanya yang ini aja deh, aku lebih kepo peristiwa di dalam negeri daripada memaknai hidup” ucap Lara
2.7K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as filosofi laut
Read
+Library
Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO

Dia mengerti sepenuhnya. Yang disebut jalan Filsafat adalah aturan dan hukum sebab-akibat yang berlaku di antara langit dan bumi. Meskipun, Xavier tidak dapat melihat jalannya atau Jalan Filsafat itu telah menghilang sekarang. Segala sesuatu yang dilakukannya akan terpengaruh oleh Filsafat tersebut. Pada saat yang sama, semua yang dia lakukan harus diakui oleh Filsafat Seni Bela Diri.
8.9174.8K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as filosofi laut
Read
+Library
Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

" Saya akan menjelaskan tentang tokoh terbesar di filsafat barat. Yaitu Plato dan Aristoteles. Aristoteles sendiri merupakan mahasiswa dan kolega Plato di akademi Athena. Menurut pandangan Plato konvensional, filsafat bermuara pada hal abstrak dan utopis. Sedangkan Aristoteles bersifat empiris, praktis, dan logic. Plato memegang salinan Timeo (Timaeus) dengan jari tangan menunjuk ke langit. Sedangkan Aristoteles memegang salinan Etika-nya dengan tangan menunjuk ke luar (Dunia). Plato dengan dunia Idenya, dan Aristoteles dengan Logikanya."
106.1K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as filosofi laut
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status