Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Last Flower

Last Flower

Yuri yang kebetulan melihat Bayu yang baru tiba, langsung memberikan sebuah pertanyaan. "Siapa nama pelukis The Flower Carrier?" "Saya, Kak," sambut Bayu dari barisan belakang sambil mengangkat tangannya. "Ya, kamu." Salah seorang senior menunjuk Bayu yang menjadi satu-satu murid baru yang mengangkat tangan. "Diego Rivera, Kak." Seniornya memanggil Bayu, lalu memberikan tanda tangan mereka bertiga. "Makasih," ucap Bayu pada Yuri setelah mendapatkan tanda tangannya. Bayu sadar kalau Yuri sengaja melemparkan pertanyaan yang dapat dijawab dengan mudah oleh Bayu.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as fleur de bleau
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Apakah sebegitu tak inginnya Vian atas pernikahan mereka? Padahal, tak tahukah Farrin jika sebenarnya Vian bermuram karena ia mengingat kenyataan yang akan ia hadapi? Ia benci jika dirinya harus memakai baju yang akan ia gunakan untuk menghadiri pernikahan orang yang dia cintai dan tak bisa ia miliki. Ia juga tak ingin mengakui jika ia hanya akan menjadi pendamping orang yang menjadi pengantin sesungguhnya. Apa lagi saat melihat dengan jelas bahwa paduan tuxedonya adalah hitam dengan garis silver, pakaian yang menyatakan jika ia adalah kerabat sang pengantin dan bukan pengantin itu sendiri. Karena pasangan untuk gaun pengantin Farrin yang berwarna putih dengan paduan silver adalah tuxedo put
108.5K viewsCompletedAdded to Library 324 Times as fleur de bleau
Read
+Library
L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

Aku mendesah kecewa sambil memandangi peta di tanganku. Tempat yang paling ingin kutuju, tapi tak terjangkau walau sudah di depan mata. Place du Jardin aux Fleurs Bloemenhofplein, aku pernah memimpikannya. Mama punya foto taman bunga indah dan memberitahuku namanya adalah Place du Jardin aux Fleurs Bloemienhofplein. Tempat favoritnya, yang entah bagaimana sepertinya menjadi obsesiku juga tempat yang paling ingin kukunjungi suatu hari nanti. Taman indah dengan bunga bermekaran di tengah kota. Aku juga bermimpi melukis pemandangannya di tengah musim panas. Pasti cantik sekali. Sayang, tempat ini sekarang tertutup salju tebal. Bodohnya aku yang tidak mempertimbangkan hal ini. Tentu saja, ini mu
1012.6K viewsCompletedAdded to Library 467 Times as fleur de bleau
Read
+Library
Gardenia

Gardenia

ucap Gardenia. Duke Forsythia meletakkan cangkir teh yang ia genggam dengan pelan lalu menatap Gardenia. Hal itu membuat Gardenia dapat menatap iris ungu Duke Forsythia dengan lebih jelas. Iris mata yang sangat cantik. "Seperti yang tertulis di dalam surat, Marquess Nelson telah melanggar salah satu peraturan hutan Forsythia. Ia berusaha untuk membawa tanaman anggrek hitam yang sangat langka," ucap Duke Forsythia. Ia masih menatap Gardenia.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as fleur de bleau
Read
+Library
DAISY

DAISY

Tidak apa-apa membeli satu lagi, padahal sudah banyak perlengkapan yang Daisy persiapkan. Ia berjalan lagi, memperhatikan deratan boneka yang dipajang rapi. Lalu tangannya terulur untuk mengambil boneka kecil bentuk lumba-lumba berwarna biru muda. Sejak ia hamil, entah kenapa ia menyukai warna biru. Daisy menaruh boneka itu ke troli dan bergegas menuju kasir, dia tidak ingin terlalu lama di tempat ini karena isi dompetnya bisa terkuras habis.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as fleur de bleau
Read
+Library
Once in A Blue Moon

Once in A Blue Moon

"Ayo lah Nona... aku dengar bunga tulip di taman Gardenia sedang mekar" "Benarkah?" Bella terlihat tertarik dengan ajakan Lora. Taman Gardenia adalah kado dari Duke Gracia untuk ibu Bella saat masih hidup dulu. Walaupun ibu Bella sudah meninggal sejak lama, tapi Bella tetap senang menghabiskan waktu di taman Gardenia. Ia merasa dekat dengan ibunya. "Tentu saja! Aku dengar tulip putih sedang berbunga cantik" goda Lora.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as fleur de bleau
Read
+Library
The Calendula

The Calendula

Krek. Tiffany mengalihkan pandangannya pada pintu yang baru saja terbuka, kedua matanya hampir tak berkedip melihat Rosa yang nampak begitu anggun dan cantik. Gadis itu memakai blouse berwarna biru tua dengan bawahan rok span yang menutupi hingga setengah pahanya, ditambah rambut panjangnya yang sengaja ia cepol ke atas hingga menampilkan lehernya yang jenjang. Hidung mancung. Berkulit putih bak susu. Kedua matanya bulat besar. Bibir pink menyala dan riasan tipis namun begitu cantik. Postur tubuhnya juga sangat ideal. Seorang gadis yang sangat diidam idamkan para pria.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as fleur de bleau
Read
+Library
White Rose Petal

White Rose Petal

This Novel is owned by Ailana Misha Please, don’t copy and remake! Musim panas sudah mulai terasa, dinginnya musim dingin seakan menghilang tatkala pergantian musim itu memasuki bulan Desember. Banyak sekali bunga – bunga khas musim panas mekar semerbak di udara yang cukup panas ini, bahkan banyak sekali orang yang sudah menjadwalkan liburan untuk pergi liburan outdoor di akhir pekan.
1030.4K viewsCompletedAdded to Library 667 Times as fleur de bleau
Show Reviews (51)
Read
+Library
amandaayla
Huaaaaa aku terharu, bisa baca dan nungguin cerita ini sampai tamat😭 Terima kasih kepada kak Ailana Misha untuk karya kerennya ini. Love this book, such an emotional, lovely story :( Happy ever after Charisa, Skandar and the baby❤️ Aku tunggu cerita kakak yang lain yah💜
Anna Riana
Aku pasti kangen cerita inii.... Makasi banyak kak Ailana udah nulis cerita White Rose Petal ini. Ceritanya indah, nyentuh, tiap babnya aku ikut emosional. Hatiku kayak di aduk aduk tiap baca perbabnya. Suka suka sama ceritanya <3
Read All Reviews
Flower Travel

Flower Travel

katanya dengan kesal. "Elo yang jangan bercanda!" Aku kembalikan raut muka serius. "Begini, gue nemu buku di perpustakaan yang judulnya flower travel. Isinya aneh, semacam tiket mungkin? Intinya, gue nemu black rose, dan akhirnya gue pindah dunia paralel sesuai ketentuan di buku tadi." Wajah Sherly menjadi datar dalam menaggapi. "Mungkin, karena kamu bangun telat, jadinya mimpi ..."
1.7K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as fleur de bleau
Read
+Library
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Dan bunga bluebells, white vervain, dan ice roses, dipilih melalui tiga putaran oleh Noble Merchant Guild (Serikat Pedagang Bangsawan), dianyam dengan seni menjadi dudukan bunga dan dekorasi meja. Bluebells bergetar seperti angin pagi, white vervain berdiri tegak, dan ice roses berkilau seperti embun beku dan salju yang baru meleleh; itu bukan untuk kemegahan, tetapi untuk ingatan—kesetiaan, keteguhan, kehormatan. Semua ini, mulai dari spanduk lambang yang melayang turun dari atas, hingga garis besar yang cermat dari setiap inci rune kapur pada karpet merah:
9.78.6K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as fleur de bleau
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status