Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!
Tapi dia sendiri tidak menghargai pengorbananku tersebut.
"Ternyata benar ya, Mas, apa yang aku katakan? Kalau kamu itu, hanya memanfaatkan kebaikan aku. Kamu tidak perlu berkelit lagi sekarang, sebab barusan kamu yang bilang sendiri. Jadi sekarang tidak ada yang perlu aku pertahankan lagi, silahkan kamu urus Ibumu sendiri," gertakku.
"Nggak, Mira, kamu nggak bisa seperti itu. Kamu jangan pernah pergi, meninggalkan Mas dan juga Ibu," pintanya lagi